Roma – AS Roma bertekad memburu kemenangan demi kelolosan dan peluang jadi juara grup. I Lupi dituntut tampil dominan dan menekan dengan gencar sejak sepak mula.

Roma butuh kemenangan saat menjamu Qarabag, Rabu (6/12/2017) dinihari WIB, untuk mengunci kelolosan ke babak 16 besar Liga Champions. Giallorossi saat ini ada di posisi dua dengan nilai delapan, dua poin di belakang The Blues dan dua angka di depan Atletico Madrid.

Gagal mendapatkan tiga poin bisa berarti petaka untuk Roma. Sebab jika Atletico meraih angka penuh atas The Blues, mereka bakal naik ke posisi dua dan Roma terdepak ke tempat ketiga.

Pelatih Roma Eusebio Di Francesco menginginkan timnya tampil panas sejak kick-off. Daniele De Rossi dkk. dituntut tampil ofensif dan menekan dengan gencar.

“Penting bagi kami untuk bermain dengan mentalitas yang sama dengan yang telah kami tunjukkan sejauh ini. Kami tak bisa memberikan Qarabag waktu sedikitpun untuk bernapas,” ungkapnya di situs resmi klub.

“Kalau kami bermain dengan determinasi sejak awal, maka pastinya akan ada lebih sedikit risiko yang hadir. Kami perlu mencengkeram laga ini dengan mengontrol penuh dan meredam mereka, dan kalau kami menampilkan kemampuan terbaik, kami bisa unggul,” imbuh Di Francesco.

Di Francesco juga enggan memikirkan kans finis sebagai juara grup, yang bakal terwujud jika Roma unggul sementara The Blues ditahan Atletico. Baginya yang terpenting bisa lolos dengan upaya sendiri.

“Kami cuma fokus ke laga ini dan kemampuan kami sendiri. Itu juga yang selalu saya bilang ke anak-anak di liga, nasib kami ada di tangan kami sendiri. Yang akan terjadi, terjadilah. Tapi target kami adalah unggul besok malam dan lolos ke 16 besar,” tandas Di Francesco.

(raw/krs)


NO COMMENTS