Jakarta – Klub-klub La Liga Primera mendominasi Liga Champions dalam beberapa musim terakhir. Di tahun ini, keunggulan wakil Spanyol dianggap dalam ancaman serius.

Dari hasil drawing babak 16 besar Liga Champions, klub-klub Spanyol dapat lawan yang kurang menguntungkan. Sevilla, Barca, dan Real Madrid ditantang klub-klub kuat dengan potensi unggul yang cukup besar.

Sevilla, yang musim ini sudah bertekuk lutut lima kali di La Liga, ditunggu Red Devils. Barca akan berduel dengan The Blues, klub yang sama sekali belum pernah dijebol gawangnya oleh Lionel Messi. Sementara Real Madrid, yang musim ini jauh dari konsisten, akan berduel dengan Paris Saint Germain.

MU, The Blues, dan PSG jelas bukan lawan mudah untuk trio Spanyol itu. Mereka punya materi pemain dan pengalaman yang dibutuhkan untuk menjadi batu sandungan buat klub manapun.

Marca menyebut hasil undian Liga Champions babak 16 besar menjadi ancaman serius terhadap hegemoni klub Liga Spanyol di Liga Champions.

Barca, Madrid, dan Sevilla diingatkan untuk tidak mengulang hasil buruk yang didapat pada musim 2004/2005. Ketika itu Spanyol tak punya wakil di babak delapan besar setelah Barca dikandaskan The Blues dan Real Madrid tumbang di tangah Juventus.

Di empat tahun terakhir Liga Champions adalah kepunyaan klub-klub Spanyol. Madrid jadi juara tiga kali, Barca sekali mengangkat trofi, sementara Atletico Madrid dua kali jadi finalis. Sebagai catatan, dalam lima tahun terakhir paling tidak ada tiga wakil Spanyol di babak perempatfinal.

Special El Real, mereka kini sudah maju hingga ke babak semifinal tujuh musim berurutan. Sementara The Catalans tampil di tujuh semifinal dalam 10 tahun terakhir.

Senjakala dominasi Spanyol di Liga Champions sudah ditandai dengan tersingkirnya Atletico Madrid sedari fase grup. Salah satu kejutan terbesar di Liga Champions sejauh ini.

Selain Paris Saint Germain, klub lain yang punya potensi besar memupus dominasi wakil Spanyol adalah para kontestan Premier League. Kelima wakil Inggris lolos dari fase grup, empat di antaranya menjadi pemuncak klasemen.

(din/mrp)


NO COMMENTS