Roma – AS Roma menantikan pertarungan ketat melawan Shakhtar Donetsk di 16 besar Liga Champions. Giallorossi menyampaikan rasa hormatnya untuk sang lawan.

Sesuai hasil undian babak 16 besar Liga Champions di Nyon, Senin (11/12/2017), Roma akan menghadapi Shakhtar. Skuat besutan Eusebio Di Francesco akan bertandang dulu ke Ukraina pada leg pertama, sebelum kemudian melakoni laga penentuan di Italia.

Mendapatkan Shakhtar boleh jadi merupakan sebuah keuntungan besar untuk Roma. Sebab mereka bisa saja terundi dengan Real Madrid, Bayern Munich, atau The Blues.

Meski demikian, pelatih Roma Eusebio Di Francesco menekankan bahwa Shakhtar menyimpan tantangan yang besar. Sukses lolos dari grup yang berisi Manchester City, Napoli, dan Feyenoord merupakan sebuah sinyal yang tak bisa disepelekan.

Shakhtar lolos sebagai runner-up grup di belakang City. Mereka mengungguli Napoli yang belakangan disebut-sebut sebagai tim dengan permainan terbaik di Italia bahkan Eropa.

“Selama beberapa bulan terakhir saya sudah mengamati Shakhtar Donetsk dengan saksama. Mereka adalah tim yang sangat tertata dari sudut pandang taktik, berkat kerja Paulo Fonseca yang saya yakini sebagai pelatih bagus,” kata Di Francesco seperti dikutip Football Italia.

“Mereka lolos dari grup yang sulit, menyingkirkan Napoli yang mana salah satu tim terbaik di Italia. Ada banyak alasan untuk menghormati mereka sebagai lawan, tapi juga ada banyak alasan kenapa kami harus masuk lapangan dan memberikan segalanya untuk lolos ke babak berikutnya,” imbuhnya.

(raw/ran)


NO COMMENTS