Berita Bola Terbaru – Pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone, menjelaskan perbedaan tim besutannya dengan Real Madrid, usai timnya tersingkir di semifinal Liga Champions.

Los Colchoneros berhasil unggul 2-1 atas El Real di leg kedua semifinal yang berlangsung di Vicente Calderon, Kamis (11/5/2017) dinihari WIB.

Atletico pun tetap gagal ke final lantaran di leg pertama mereka menyerah 0-3 berkat trigol Cristiano Ronaldo. Agregat akhir jadi 4-2 untuk Los Blancos.

Simak Juga : Widodo Cahyono Putro Tangani Bali United | Berita Bola Terbaru

Di pertandingan leg dua semifinal Liga Champions dinihari tadi, Atletico sebenarnya bermain bagus sejak awal. Saul Niguez dan Antoine Griezmann sempat membawa Atletico unggul 2-0.

Namun jelang babak pertama tuntas, Isco mencetak satu gol yang membuat mental Atletico runtuh. Skor 2-1 bertahan sampai akhir. Simeone menjelaskan, kekalahan ini disebabkan karena perbedaan Atletico dan Madrid dalam bermain.

Atletico yang selalu mengandalkan kolektivitas tim, disebut tidak cukup bagus menghadapi kemampuan individu pemain Madrid.

“Saya tidak beranggapan kalau kami tidak punya sikap yang tepat pekan lalu. Kami cuma tidak cukup bagus di Bernabeu,” jelas Simeone di situs resmi UEFA.

“Kami adalah sisi yang amat bergantung dengan tim secara keseluruhan, sementara Real Madrid adalah sisi yang bergantung dengan individu dan individu itu bisa saja mendapatkan sebuah kejadian.”

“Tim sudah bermain bagus hari ini dan kami nyaris mendapatkan sesuatu yang hebat,” tegas pelatih asal Argentina itu.

Kendati tersingkir, Atletico bisa memberi kemenangan terakhir kepada fans di Vicente Calderon untuk terakhir kalinya, sebab musim depan mereka akan pindah markas.

“Kami bisa mewariskan emosi yang ada. Keriuhan hari ini akan tetap ada di stadion yang baru. Gairah dan ilusi orang-orang adalah sesuatu yang tidak bisa anda ganti. Rumah hari ini adalah Calderon, besok adalah Metropolitano,” lanjut Simeone.

(cas/rin)


NO COMMENTS