Jakarta – Toni Kroos menyebut sukses Real Madrid menembus final Liga Champions unuk kali kedua secara berturut-turut adalah buah kerja keras. Tidak ada yang namanya resep ajaib di Los Merengues.

Prestasi Madrid di Eropa memang menyilaukan. Betapa tidak, klub Ibukota Spanyol tercatat sebagai pemilik 11 gelar Liga Champions.

Gelar Liga Champions terakhir Madrid direbut tahun lalu. Musim ini, mereka kembali ke final dan berpotensi menjadi tim pertama yang mampu bisa menjaga trofi sejak era Liga Champions dimulai tahun 1992 silam.

Di final, Madrid akan menghadapi Juventus di Millennium Stadium, Minggu (4/6/2017) dinihari WIB. Kroos menekankan kalau timnya tidak punya resep special agar juara.

“Tidak ada resep ajaib untuk memenangi gelar ini. Anda hanya perlu tim yang hebat dan tampil maksimal di pertandingan yang menentukan,” ucap Kroos dikutip Sportkeeda.

Kroos yang jadi bagian dari keberhasilan Madrid juara Liga Champions tahun lalu, berharap bisa kembali meraihnya. Namun dia percaya kalau Juve akan memberi perlawanan.

“Akan sangat hebat bisa memenangi liga, tapi Liga Champions selalu spesial bagi saya. Saya harap kami bisa memenangkannya dua kali berturut-turut, tapi kami perlu motivasi. Kami siap ke final dan tidak ada yang mengalami cedera,” tambah Kroos.

“Nanti akan jadi pertandingan yang sulit. Juventus menunjukkan mereka sangat kuat dan bagus saat bertahan,” tegasnya.

Juventus bertekad memenangi Liga Champions untuk pertama kali sejak terakhir kali meraihnya pada musim 1996. Di final 2003 dan 2015, Bianconeri harus puas jadi runner up.

(din/nds)


NO COMMENTS