Paris – Paris St. Germain mendapat ujian sebenarnya ketika terundi melawan Real Madrid di babak 16 besar. Madrid menjadi misi pembuktikan PSG kepada dunia.

Les Parisiens membuktikan keseriusannya untuk bersaing di Eropa dengan belanja besar-besaran di musim panas. Neymar dan Kylian Mbappe didatangkan dari Barca dan AS Monaco dengan nilai transfer yang fantastis.

Hasilnya memang tidak sia-sia. PSG lolos dari fase grup Liga Champions dengan hanya sekali tunduk dalam enam pertandingan penyisihan, dan sempat mempermalukan Bayern Munich 3-0 di Parc des Princes.

Selain itu, pasukan Unai Emery ini menjadi tim tersubur dengan menceploskan 25 gol dan hanya kemasukan empat gol. Jumlah kebobolan paling sedikit di antara tim-tim yang lolos setelah Barca (1) dan Red Devils (3).

Di leg pertama, PSG akan lebih dulu menyambangi Madrid di Santiago Bernabeu, 14 Februari 2018. Baru di leg kedua, Madrid gantian berkunjung ke Paris sebulan berikutnya. Mbappe bertekad meloloskan PSG.

“Kami adalah dua tim terbaik di dunia. Well, Real Madrid adalah tim terbaik di dunia, karena mereka telah memenangi dua titel Liga Champions berturut-turut, sedangkan kami masih berkembang,” ungkap Mbappe kepada Marca. “Kupikir ini akan menjadi sebuah pertarungan yang hebat dan kami akan pergi ke Estadio Santiago Bernabeu untuk lolos.”

“Ini adalah sebuah pertandingan istimewa karena ini babak 16 besar, sebuah pertarungan yang sangat penting. Kami tahu bahwa kami bisa membuktikan sebuah poin kepada dunia. Ini adalah sebuah pertandingan yang bisa masuk dalam buku sejarah kami melawan juara bertahan dan kami semua sangat termotivasi.”

“Anda harus menaruh respek besar kepada setiap tim yang Anda lawan, tapi ketika Anda memasuki Bernabeu kami akan memberi Anda respek yang paling besar. Kami harus menunjukkan kualitas kami,” simpul pemain Prancis ini.

()


NO COMMENTS