Turin – Untuk kali kedua dalam tiga musim terakhir, Juventus lolos ke final Liga Champions. Bianconeri kali ini tak mau dianggap sebagai sebuah tim kejutan.

Juventus melangkah ke final setelah menghentikan AS Monaco di babak semifinal. Mereka selanjutnya akan berhadapan dengan juara bertahan Real Madrid pada pertandingan final di Cardiff pada 3 Juni 2017 mendatang.

Juventus sebelumnya juga lolos ke final pada musim 2014/2015 lalu. Akan tetapi, saat itu mereka harus membenarkan keunggulan The Catalans dengan skor 1-3.

Ketika bertemu Barca lagi di perempatfinal musim ini, Juventus sukses melakukan revans. Mereka bahkan membuat Barca mandul dalam dua pertandingan.

“Dua tahun lalu kami adalah tim kejutan. Mungkin kami adalah salah satu yang pertama terkejut ketika kami mampu lolos ke Berlin. Tahun ini kami punya pengetahuan, hasrat, dan rasa lapar yang berbeda,” ujar pemain belakang Juventus, Leonardo Bonucci, kepada Il Giornale.

Terakhir kali Juventus menjuarai Liga Champions adalah pada musim 1995/1996. Klub yang berbasis di Turin itu kemudian lolos ke final lagi pada 1996/1997, 1997/1998, 2002/2003, dan 2014/2015, tapi selalu tunduk. Mereka tak mau gagal lagi pada tahun ini.

“Sekarang kami harus menuntaskan mimpi kami. Lolos ke Cardiff saja tidak cukup, kami harus membawa pulang trofi,” kata Bonucci.

Juventus musim ini masih memiliki peluang untuk meraih treble. Tim besutan Massimiliano Allegri itu sekarang berada di ambang juara Serie A dan juga lolos ke final Coppa Italia.

(mfi/raw)


NO COMMENTS