Amsterdam – CEO Ajax Edwin van der Sar berkomentar tentang penjaga gawang Sergio Romero, yang niscaya akan dihadapi timnya saat berjumpa Red Devils di final Liga Europa.

Romero adalah penjaga gawang utama MU untuk ajang Liga Europa. Dari 11 laga yang dilalui, mantan penjaga gawang Sampdoria itu baru kemasukan empat gol, membantu MU melaju ke final.

Penjaga gawang 30 tahun itu sendiri bergabung dengan bebas transfer dari Sampdoria pada Juli 2015, setelah sebelum itu pernah main untuk Louis van Gaal — manajer MU ketika itu — di AZ Alkmaar. Saat itu, pada 2009, ia membantu klub tersebut menjuarai titel Eredivisie kedua dan menorehkan 950 menit clean sheet pada musim tersebut.

“Saya tahu Romero ketika main di Belanda dengan AZ — saya sudah mengenalnya dari masa-masa ketika ia lebih muda,” kata Van der Sar kepada MEN Sport seperti dikutip Manchester Evening.

“Dia sudah pernah bermain di Piala Dunia, dia berpengalaman, seperti kebanyakan pemain di MU. Kami harus bisa mencari cara menaklukkannya,” sebut pria yang dulu juga pernah jadi penjaga gawang andalan MU itu.

Romero sendiri bukanlah pilihan pertama Manajer MU Jose Mourinho di Premier League karena di ajang itu ia lebih memilih David de Gea untuk bersiaga di bawah mistar. Pembagian porsi itu dianggap Van der Sar sudah sangat lazim.

“Saya pikir ini adalah praktik umum di klub papan atas, seperti Real Madrid dan Barca, yang saat itu punya Claudio Bravo dan [Marc-Andre] Stegen di musim lalu.”

“Ini lebih umum sekarang dan mereka berdua (de Gea dan Romero) benar-benar penjaga gawang yang bagus,” tegasnya.

(krs/krs)


NO COMMENTS