Stockholm – Ajax Amsterdam tak akan mengubah gaya main mereka di final Liga Europa. Dengan gaya mereka sendiri, klub Belanda itu yakin punya peluang untuk mengalahkan Red Devils.

Mengandalkan pemain-pemain muda, Ajax tampil mengesankan di Liga Europa musim ini. Tim asuhan Peter Bosz itu mengusung gaya main menyerang yang enak ditonton serta mencetak banyak gol. Dengan gaya main seperti itulah mereka berhasil mencapai babak final setelah menyingkirkan tim-tim kuat seperti Schalke 04 dan Lyon.

Ajax akan diuji MU pada laga final di Stockholm, Swedia, Kamis (25/5/2017) dinihari WIB. Bosz yakin filosofi yang selama ini diandalkannya bisa menjadi kunci untuk membawa pulang trofi.

“Tentu saja, kami sampai di final dengan gaya main tertentu, itu keahlian kami. Kami akan berusaha untuk tak mengubah apapun. Kami harus menghadapi lawan, bergantung pada mereka apakah bisa membuat Anda tampil berbeda,” ujar Bosz yang dikutip Soccerway.

“Dengan tim Anda, Anda membahas semua skenario. Itu bergantung pada seberapa kuat kami, kami akan cukup kuat untuk bermain seperti ini,” tambahnya.

“Satu-satunya cara agar kami punya peluang untuk mengalahkan Red Devils adalah jika kami bermain dengan cara kami sendiri. Kami sudah mengembangkan gaya main yang saya sebut gaya Ajax. Jika kami bermain begitu, kami akan punya peluang,” kata Bosz.

(mfi/rin)


NO COMMENTS