Jakarta – Cristiano Ronaldo mendatangi pengadilan terkait kasus pajaknya. Ada cerita ketika megabintang Real Madrid itu terlibat perdebatan dengan hakim.

Ronaldo mendatangi pengadilan di Pozuelo de Alarcon, Madrid, Spanyol, Senin (31/7/2017). Ia memberi kesaksian terkait tuduhan mengemplang pajak sebesar 14,7 juta euro atau Rp 231 miliar pada rentang tahun 2011-2014.

Ronaldo berbicara dengan hakim Monica Gomez Ferrer selama satu setengah jam. Keduanya dikabarkan sempat terlibat perdebatan.

Dikutip Mirror dan Marca, Ronaldo sempat bilang alasan soal pemanggilan dirinya ke pengadilan. Ia merasa kasus pajaknya hanya karena statusnya sebagai atlet ternama.

“Kalau aku tidak dipanggil Cristiano Ronaldo, aku tidak akan duduk di sini,” Ronaldo mengatakan.

Hakim Gomez Ferrer yang mendengar perkataan itu langsung membalasnya. Ia membantah kalau cuma Ronaldo yang dipanggil ke pengadilan terkait kasus pajak.

“Anda salah. Banyak orang yang tak dikenal juga duduk di tempat anda berada sekarang,” Gomez Ferrer membalas.

“Anda sedang diselidiki atas dugaan kejahatan finansial berdasarkan bukti dan karena itulah saya bertugas membuat keputusan,” Gomez Ferrer menambahkan.

Ronaldo sendiri keluar dari pengadilan tanpa memberi komentar pada sekitar 100 jurnalis yang menunggunya. Namun dalam pernyataan yang dilontarkan agensinya, ia membantah menggelapkan pajak.

Setelah mendengar penjelasan Ronaldo, Hakim Gomez Ferrer tinggal membuat keputusan apakah akan melanjutkan kasus ini dan menetapkan tanggal sidang atau tidak. Jika bersalah, maka Ronaldo terancam denda yang mencapai 50 juta euro atau sekitar Rp 788 miliar.

(cas/mfi)


NO COMMENTS