Jakarta – Tiga pertandingan perdana Real Madrid di musim ini menghasilkan dua kartu merah. Sergio Ramos mengklaim ada yang tidak senang dengan sukses El Real.

Kemenangan 3-0 Madrid atas Deportivo La Coruna di pekan pembuka La Liga 2017/2018, Senin (21/8/2017) dini hari WIB diwarnai insiden kartu merah. Ramos diusir usai menerima dua kartu kuning.

Pertama Ramos dihukum karena melanggar Fabian Schar di menit 53, lalu yang kedua di injury time ketika dianggap wasit Jose Gonzalez melanggar Borja Valle.

Kartu merah Ramos menjadi yang kedua dalam tiga pertandingan terakhir. Sebelumnya Cristiano Ronaldo dapat hukuman serupa saat menghadapi The Catalans di Piala Super Spanyol, yang dimenangi Los Blancos dengan agregat 5-1. Ronaldo bahkan dijatuhi hukuman berat dengan larangan main lima laga.

“Kita semua bisa berbicara dengan bebas. Tidak semuanya suka pada dengan kerja bagus yang dilakukan Madrid, tapi kami bisa tidur dengan nyenyak setiap malam,” ucap Ramos diberitakan ESPNFC.

“Ada beberapa saat kontroversial. Cukup penting bisa memulai musim dengan kemenangan, tapi itu ketika anda mengakhiri pertandingan setelah mendapat keputusan yang kejam dengan dua kartu kuning…,” lanjut Ramos.

Ramos sudah mengoleksi 23 kartu merah selama berseragam Madrid, dengan 18 kali didapatnya di La Liga.

“Saya tidak berpikir keputusan itu dibuat terburu-buru, tapi kadang seeorang harus lebih memperhatikan lagi. Mungkin wasit lebih memberi toleransi di Liga Champions dan (pertandingan) internasional.”

“Kita harus lebih sering melihat wasit di Inggris, mereka lebih banyak membiarkan hal-hal terjadi. Mereka juga sering melihat kembali peristiwanya dan sekarang menghukum pemain yang diving. Itu lebih bagus ketimbang di sini,” kritik Ramos.

(din/nds)


NO COMMENTS