Barca – Barca akan ambil bagian dalam aksi mogok massal di Catalunya pada Selasa (3/10/2017). Sikap ini merupakan bentuk protes atas kekerasan yang dilakukan oleh polisi selama referendum Catalunya.

“FC Barca telah memutuskan untuk ikut dalam aksi mogok yang diserukan oleh Taula per la Democracia (Table for Democracy), sebuah kelompok yang terdiri dari beragam serikat pekerja dan entitas lainnya dari Catalonia untuk melindungi institusi Catalan, dan oleh karena itu klub akan tetap tutup pada 3 Oktober,” tulis Barca dalam pernyataan di situs resminya.

“Aksi ini akan berusaha mengumpulkan semua orang yang pada tanggal 1 Oktober, entah mereka memberikan suaranya atau tidak, dibuat marah oleh serangkaian insiden yang terjadi selama referendum kemerdekaan Catalan.”

Dengan bergabungnya Barca dalam aksi mogok, tak akan ada latihan di klub tersebut pada hari Selasa (3/10), baik oleh tim utama maupun tim mudanya. Tur stadion di Camp Nou juga ditiadakan.

Sedikitnya 92 orang mengalami cedera dan lebih dari 800 orang lainnya memerlukan perawatan medis setelah polisi Spanyol menembakkan peluru karet dan menyerbu tempat-tempat pemungutan suara pada hari referendum Catalunya, Minggu (1/10). Pada hari yang sama, Barca terpaksa bertanding tanpa penonton di Camp Nou dan mengalahkan Las Palmas 3-0.

Hasil referendum menunjukkan bahwa 90 persen voter menginginkan Catalan merdeka. Namun, referendum ini dianggap ilegal oleh pemerintah Spanyol.

(mfi/mrp)


NO COMMENTS