Paris – Tidak sedikit yang menyamakan kepergian Neymar seperti saat Luis Figo pindah ke Real Madrid. Neymar dengan tegas menolak perbandingan itu.

Neymar telah resmi diboyong Paris Saint-Germain dari The Catalans setelah klausul rilisnya sebesar 222 juta euro (Rp 3,5 triliun) diaktifkan. Di klub barunya, Neymar dikontrak selama lima tahun dengan bayaran yang mencapai 30 juta euro per tahunnya.

Kepindahan Neymar tidak bisa diterima sebagian besar suporter The Catalans. Sekelompok fans marah yang ditunjukkan dengan membakar seragam bintang sepakbola Brasil itu jelang kesepakatan transfernya dengan Les Parisiens.

Kehebohan transfer pemain Barca pernah terjadi nyaris 20 tahun lalu ketika Figo hengkang untuk bergabung sang musuh abadi, Real Madrid di 2000. Mantan bintang sepakbola Portugal itu dicap sebagai pengkhianat bahkan dilempari kepala babi saat kembali ke Camp Nou dengan Madrid.

Skenario serupa telah terjadi pada Neymar di mana poster yang mencap dia sebagai pengkhianat mulai muncul di The Catalans. Eks presiden klub Joan Gaspart bahkan tidak ragu-ragu mengecam kepindahannya.

“Aku tidak melakukan sesuatu yang buruk. Aku sedih tentang fakta bahwa fans memikirkan hal itu. Kuharap hanya sebagian fans saja,” kata Neymar dalam konferensi pers perkenalan resminya, yang dikutip FourFourTwo.

“Aku tidak pernah tidak menghormati fans. Kupikir setiap pemain seharusnya dibebaskan untuk bertahan atau pergi dari sebuah klub. Anda tidak wajib untuk bertahan di sebuah klub.”

“Aku tidak pernah tidak menghormati siapapun. Lagi, aku ingin berterima kasih kepada fans, para pemain, klub The Catalans.”

(rin/mfi)


NO COMMENTS