Madrid – Lionel Messi memberikan luka berlipat-lipat untuk Real Madrid. Tak cuma dua golnya yang membuatnya jadi antagonis untuk publik Santiago Bernabeu.

Drama lima gol tersaji pada El Clasico di Santiago Bernabeu, Senin (24/4/2017) dinihari WIB. The Catalans yang jadi tim tamu tampil sebagai pemenang dengan skor 3-2.

Madrid sempat memimpin lebih dulu lewat gol Casemiro di menit ke-28. Namun lima menit kemudian Messi berhasil menyamakan skor menjadi 1-1. Gol itu sekaligus mengakhiri puasa golnya di laga El Clasico sejak Maret 2014.

Di babak kedua The Catalans sempat membuat isi Santiago Bernabeu terdiam lewat gol Ivan Rakitic di menit ke-73, disusul kartu merah Ramos di menit ke-77.

Akan tetapi, ketimpangan jumlah pemain tak bikin Madrid kendur. Gol penyeimbang lahir di menit ke-85 lewat James Rodriguez.

Saat itulah kejadian dramatis terjadi. Messi mencetak gol di menit ke-91, mengantarkan Blaugrana meraih kemenangan lewat gol keduanya untuk Barca di laga ini.

Gol Messi itu sekaligus membuat para pemain Madrid terpukul. Marcelo dan Mateo Kovacic terlihat menjatuhkan diri ke lapangan karena kecewa. Sementara itu, Cristiano Ronaldo yang tak mencetak gol tampak tak percaya.

Messi jelas jadi antagonis untuk publik Santiago Bernabeu. Tak cuma dua golnya, yang salah satunya menjadi penentu di masa injury time, dia juga memberikan luka lain.

Kartu merah Ramos tak terlepas dari perannya, di mana dia jadi korban tekel dua kaki bek Madrid itu. Selain itu, ada pula perayaan golnya di masa injury time.

Messi, yang kini sudah mencetak gol ke-500, merayakannya dengan membuka kausnya dan memamerkan di hadapan pendukung tuan rumah. Sontak aksinya itu mendapat respon negatif.

Fans Madrid yang kesal mengacungkan jari tengah. Namun, Messi tetap tenang memanjatkan syukur kepada Tuhan. Wasit pada prosesnya menghadiahi kartu kuning, karena perayaan melepas kaus itu.

(raw/mrp)


NO COMMENTS