Madrid – Masa depan Cristiano Ronaldo di Real Madrid mendadak jadi spekulasi. Seorang mantan presiden Madrid bahkan menyebut Ronaldo bisa saja balik ke Red Devils.

Baru sekitar dua pekan lalu Ronaldo berpesta gelar juara dengan El Real, merayakan keberhasilan menjuarai Liga Champions. Tapi pekan ini pesepakbola Portugal berusia 32 tahun itu dilaporkan sudah tak lagi betah main di Spanyol.

Ronaldo kabarnya juga kecewa dengan sikap Madrid yang ia nilai terkesan lepas tangan dalam kasus pajak yang sedang membelitnya. Padahal Ronaldo merasa urusan pajak mestinya berkaitan erat dengan pihak klub.

“Saya pikir sangatlah sulit (untuk mengubah keinginannya),” ujar Ramon Calderon, presiden Madrid periode 2006-2009, kepada BBC Sport.

“Saya pernah punya situasi yang sama dengan Red Devils ketika ia bilang ingin pergi dan saya berusaha merekrutnya. Tahun yang sama saya punya masalah dengan Robinho yang ingin pergi. Sebagai seorang presiden Anda pun tak bisa berbuat apa-apa terkecuali melepasnya dan mendapatkan kesepakatan terbaik.

“Saya harap ia (Ronaldo) bertahan, tapi jika keputusannya sudah bulat maka akan susah mengubahnya. Cuma sedikit klub yang bisa memenuhi ekspektasinya. Bukan perkara uang tapi karena mereka harus mengiminginya dengan kemungkinan meraih gelar juara dan pencapaian pribadi,” tuturnya.

Pernyataan Ronaldo yang ingin meninggalkan Madrid serta-merta memunculkan spekulasi klub mana yang kemungkinan ia tuju. Red Devils, klubnya sebelum membela ‘Si Putih’, ikut disebut-sebut.

Menurut Calderon, hubungan Ronaldo dengan Manajer MU Jose Mourinho memang tak sempurna ketika keduanya bersama-sama di Madrid. Tapi peluang Ronaldo kembali ke Old Trafford tetap terbuka lebar mengingat sejarah di masa lalu.

“Hubungan mereka di Madrid bukan yang terbaik tapi itu tak berarti ia tak mau ke Manchester, tempatnya masih merasa sangat bersyukur atas apa yang sudah terjadi,” ucap Calderon.

Sir Alex Ferguson dan Cristiano Ronaldo di MU dulu (Foto: Alex Livesey/Getty Images)

“Ia dulu menunda kepindahannya ke Madrid selama setahun karena Alex Ferguson (manajer MU saat itu) sudah seperti ayah buatnya. Ia mencintai MU, suporternya, kotanya, dan saya tak bakal menutup kemungkinan tersebut,” sebutnya.

(krs/krs)


NO COMMENTS