Madrid – Presiden La Liga, Javier Tebas, berharap pemakaian Video Assistant Referee (VAR) mulai musim depan akan menghilangkan kontroversi seperti gol hantu Lionel Messi pada akhir pekan lalu.

Laga Valencia vs Barca di Mestalla, Minggu (26/11/2017), diwarnai kontroversi setelah wasit tak mengesahkan gol Messi. Padahal, bola tembakan Messi sudah melewati garis gawang sebelum dibuang oleh penjaga gawang Valencia, Neto.

Kontroversi semacam itu tak akan terjadi di kompetisi lain yang sudah mengadopsi teknologi garis gawang, seperti Premier League, Serie A, Bundesliga, Ligue 1, atau Liga Champions. La Liga sendiri belum menerapkannya dengan alasan mahalnya biaya.

La Liga berencana menerapkan teknologi lain, berupa VAR, mulai musim depan. Tebas berharap dengan VAR kontroversi seperti gol hantu Messi tak terjadi lagi.

“Gol itu dilihat oleh seluruh Spanyol dan seluruh dunia,” kata Tebas di Soccerway.

“Kalau saya bilang itu bukan gol, kalian akan menyebut saya buta. Itu memang gol dan bukan yang lain. Kami berharap musim depan dengan VAR kami bisa menyelesaikan masalah-masalah itu,” katanya.

“Kami akan bekerja agar sudah punya VAR pada musim depan,” kata Tebas.

(mfi/nds)


NO COMMENTS