Mateo Kovacic menjaga Messi (Stringer/Reuters)



Madrid – Keputusan Zinedine Zidane memasang Mateo Kovacic sebagai starter rupanya sempat membuat pelatih The Catalans Ernesto Valverde khawatir. Loh, kenapa?

Sejam sebelum El Clasico di Santiago Bernabeu, Sabtu (23/12/2017) malam WIB kemarin dimulai, susunan pemain diumumkan dan terjadi kejutan di starting line-up Real Madrid. Tak ada nama Isco yang biasanya bermain sebagai pemain tengah serang.

Zidane selaku pelatih menjadikan Kovacic sebagai starter untuk posisi pemain tengah tengah bersama Toni Kroos dan Luka Modric. Sementara itu Casemiro berdiri di depan empat bek.

Keputusan itu ternya membuat Valverde cemas mengingat dua kekalahan pertamanya di El Clasico di ajang piala Super Spanyol lalu tak lepas dari performa cemerlang Kovacic. Saat itu Kovacic mampu menetralisir alur serangan Barca dari lini tengah sehingga Lionel Messi dan Luis Suarez tak mendapat suplai.

Di laga ini, Kovacic ditugasi untuk mengawal Messi yang setidaknya berjalan lancar selama babak pertama. Barca berada di bawah tekanan Madrid dan tak mampu mengkreasikan peluang.

Tapi, keputusan Zidane akhirnya berbuah blunder karena terlalu asyik mengawal Messi, Kovacic meninggalkan lubang di lini tengah yang dimanfaatkan Barca untuk melakukan counter attack dan berbuah gol pertama dari Suarez di menit ke-54.

Pada akhirnya Madrid tak mampu mampu bangkit dan malah kebobolan dua gol lagi untuk tunduk dengan skor 0-3. Kovacic sendiri diganti Marco Asensio pada menit ke-72.

“Tidak, saya tidak memilih susunan tim berdasarkan keputusan pelatih Real Madrid,” ujar Valverde seperti dikutip Soccerway.

“Saya memilih pemain sendiri dan begitu juga Zidane. Kovacic bermain sangat baik di dua laga Piala Super Spanyol dan dia pemain hebat. Jadi saya takut dengan kualitas para pemain seperti itu dan dia itu pemain top,” sambungnya.

(mrp/mrp)


NO COMMENTS