Madrid – Kartu merah Sergio Ramos di El Clasico lalu tak cuma berperan besar membuat Real Madrid takluk dari Barca. Los Blancos kini menghadapi risiko besar.

Ramos dikartu merah di menit ke-77 kala Madrid takluk 2-3 dari Barca di Santiago Bernabeu, Senin (24/4/2017) dinihari WIB kemarin. Kartu merah itu kini meninggalkan situasi sulit untuk entrenador Madrid Zinedine Zidane.

Karena menerima kartu merah, otomatis Ramos dihukum larangan bermain setidaknya satu pertandingan. Padahal saat ini Madrid sedang tak punya banyak pilihan di posisi bek tengah.

Nacho, yang aslinya merupakan pilihan keempat, menjadi satu-satunya pemain yang siap bermain di posisi tersebut. Sementara Pepe masih cedera retak tulang rusuk sejak 8 April dan Raphael Varane dalam pemulihan cedera paha sejak 2 April lalu.

Ini jelas situasi yang pahit untuk Zidane jelang laga ke Deportivo La Coruna, Kamis (27/4/2017) dinihari WIB. Meski Deportivo bukan lawan yang bisa dibilang berat, tapi lubang di lini belakang tim jadi risiko besar untuk Madrid khususnya dengan persaingan gelar jadi pertaruhan.

Kekalahan dari Barca sendiri sudah membuat Madrid dalam posisi tertekan. Keduanya punya nilai sama 75, dengan Madrid menyimpan satu laga ekstra untuk dimainkan. Gagal unggul di Deportivo bisa memberikan pukulan telak secara mental dan menghadirkan tekanan lebih besar.

Zidane punya sejumlah opsi darurat untuk mengatasi lubang di posisi bek tengah. Pertama, menggeser pemain lain ke posisi tersebut, seperti Danilo (bek kanan) atau Casemiro (pemain tengah bertahan). Opsi kedua adalah memaksakan Varane yang sedang memulihkan kebugaran untuk bermain.

Kemungkinan Zidane akan mengambil opsi pertama, mengingat mereka masih ditunggu laga-laga penting lain seperti semifinal Liga Champions kontra Atletico Madrid. Mengambil risiko dengan memaksakan Varane bisa menjadi blunder, karena berpotensi membuat bek muda Prancis itu kembali cedera.

(raw/rin)


NO COMMENTS