Jakarta – Barca diancam pengurangan enam poin jika menolak menjamu Las Palmas. Diketahui ancaman itu datang dari Javier Tebas, presiden La Liga pendukung Real Madrid.

Meski menduduki posisi strategis sebagai presiden La Liga, Tebas tak pernah malu untuk menyuarakan dukungan dan kecintaannya pada Real Madrid. Di beberapa kesempatan, dia menunjukkan itu dengan terang-terangan.

“Jika saya tidak mengatakan kalau saya mendukung Madrid, maka saya adalah orang hipokrit dan saya akan disebut sebagai pembohong. Tentu saja saya tidak mau dicap pembohong. Bayangkan saja saya mengaku mencintai sebuah klub tapi kemudian diketahui ternyata saya mendukung Madrid sejak kecil. Saya menonton 27 Clasico dan merayakan kemenangan Madrid bersama teman di bar.”

Tebas melontarkan pernyataan itu pada November 2015. Hanya hitungan hari jelas El Clasico pertama musim tersebut. Kontroversi tentu saja muncul, tapi toh itu tak memberi pengaruh apapun padanya.

Tidak diketahui jelas apakah keputusan-keputusan tebas dalam posisinya sebagai presiden La Liga banyak menguntungkan Madrid. Yang jelas, dalam beberapa insiden, dia menempatkan diri di seberang Barca.

Ketika duel Barca dengan Valencia berjalan panas musim lalu, Tebas melontarkan kritik pada Lionel Messi dan Luis Suarez. Ketika itu keduanya dan beberapa pemain lain, terkena lemparan benda dari pendukung Valencia.

Foto: Jan Kruger/Getty Images for Soccerex

Kembali ke laga dengan Las Palmas dinihari tadi, Barca kabarnya sudah meminta pertandingan diundur. Manajemen Barca beralasan saat itu sudah terjadi banyak tindak kekerasan di wilayah Catalunya terkait digelarnya referendum.

Namun saat itu juga keinginan Barca ditolak. BBC mengklaim kalau Tebas lah yang mengambil keputusan. Selain itu Tebas juga mengancam Barca akan kehilangan enam poin jika menolak bermain sesuai rancangan.

Sikap kontra Tebas terhadap Barca juga ditunjukkan saat dia memberi izin Las Palmas untuk menambahkan bendera Spanyol di jersey mereka. Bendera tersebut baru saja ditempelkan di jersey Las Palmas dengan cara dijahit.

Bendera Barcelona di jersey Las PalmasBendera Barca di jersey Las Palmas Foto: Albert Gea/Reuters

Aksi tersebut dinilai tidak sepatutnya dilakukan jika mempertimbangkan suhu politik yang sedang panas di Catalunya.

Berbarengan dengan digelarnya referendum di Catalunya, Tebas juga kedapatan mengganti gambar profil akun Twitter miliknya. Dia memunculkan gambar bendera Spanyol dalam bentuk hati.

(din/nds)


NO COMMENTS