Barca – Pemain tengah timnas Spanyol, Andres Iniesta, cukup terganggu dengan masalah referendum Catalunya. Ia berharap hal itu bisa segera diselesaikan.

Wilayah Catalunya tengah mendesak referendum atau memisahkan diri dari Spanyol. Pada Minggu (1/10/2017), warganya pun melakukan pemungutan suara dan hasilnya 90 persen menginginkan kemerdekaan.

Pemerintah Spanyol menolaknya dan menganggap pemungutan suara itu ilegal. Pemerintah malah merepresi warga Catalunya yang berujung bentrokan hingga jatuh banyak korban luka.

Hal itu merembet ke persepakbolaan Spanyol. Barca yang merupakan perwakilan Catalunya merasa tindakan pemerintah pusat tak adil dan sempat meminta mogok bertanding akhir pekan lalu, meski akhirnya tetap melawan Las Palmas tanpa penonton.

Sementara itu di level timnas Spanyol juga kena imbasnya mengingat ada beberapa pemain yang juga berasal dari Catalunya. Khususnya Gerard Pique yang memang mendukung sekali referendum Catalunya. Bahkan Pique, yang dikritik habis fans Spanyol, siap pensiun dari timnas meski akhirnya itu diralat.

Hal itu membuat Iniesta mau tak mau angkat suara. Kapten tim Barca itu meminta semua pihak yang terkait bisa menyelesaikan masalah nasional tersebut.

“Saya tidak pernah secara terbuka menanggapi situasi yang rumit ini dengan perasaan berbeda terlibat, tapi situasi yang kami lalui ini adalah pengecualian, dan satu hal yang bisa saya pikirkan sebelum semua masalah semakin parah: semua orang-orang yang berkepentingan harus berdiskusi, bicaralah. Lakukan itu untuk kami semua. Kami berhak hidup dengan damai,” tutur Iniesta di akun twitter-nya seperti dikutip Sky Sports.

Iniesta sendiri sedang membela Spanyol berlaga di Kualifikasi Piala Dunia 2018 dan akan menghadapi Albania, Sabtu (7/10) dini hari WIB serta Israel tiga hari berselang.

(mrp/mfi)


NO COMMENTS