The Catalans – Pep Guardiola, mantan pelatih The Catalans, menyebut Real Madrid boleh saja sedang pede-pedenya saat ini. Tapi ia menegaskan Barca akan segera bangkit.

El Real menutup musim 2016-17 dengan gelar dobel setelah menjuarai La Liga, usai mendapat persaingan dari Blaugrana, dan kemudian melengkapinya dengan trofi Liga Champions setelah mengalahkan Juventus di final.

Pun begitu, Guardiola yakin benar Madrid bukannya tak terkalahkan. Ia pun percaya The Catalans akan segera bisa membuktikan hal tersebut di bawah komando Ernesto Valverde yang baru akhir Mei lalu ditunjuk sebagai entrenador klub Catalan tersebut.

<img src="https://ourbetting.com/wp-content/uploads/2017/06/guardiola-madrid-boleh-sedang-pede-tapi-barca-akan-segera-bangkit-berita-bola-terbaru.jpg" alt="Guardiola: Madrid Boleh Sedang Pede, tapi Barca Akan Segera Bangkit” />Ernesto Valverde, pelatih baru The Catalans (Foto: Getty Images Sport/David Ramos)

“The Catalans tak pergi ke mana-mana, mereka masih ada di sana. Real Madrid boleh sedang punya kepercayaan diri besar, tapi tahun ini The Catalans akan kembali bersaing lewat timnya Valverde,” kata Guardiola kepada Catalunya Radio yang dikutip Marca.com.

“Saya sangat gembira klub sudah memilih Valverde sebagai pelatih kepala. Saya pernah bicara satu kali dengannya dan senantiasa mengatakan untuk terus mengejar (impiannya jadi pelatih kepala The Catalans). Saat ini ia harus bisa memperlihatkan kepemimpinan, dengan ketenangan, tak usah terlalu banyak mengeluarkan kata-kata heboh ke media, biarkan saja hasil yang bicara.

“Ia merupakan sosok bijaksana dan tahu banyak hal tentang sepakbola. Saya selalu menyukai dirinya dan cara timnya bermain,” sebutnya.

Guardiola, yang pernah memoles The Catalans jadi kekuatan dominan pada periode 2008–2012, juga menegaskan pencapaian klub itu pada musim terakhir Luis Enrique tahun 2017 ini tidak dapat dipandang sebelah mata.

“Anda tak bisa bilang mereka ‘cuma’ menjuarai Copa del Rey,” ucap Guardiola.

“Mereka mengejar Real Madrid sampai hari terakhir (di La Liga). Kemudian di Liga Champions, orang-orang keliru kalau percaya Anda bisa mengalahkan semua tim besar di Eropa setiap tahunnya,” tutur manajer Manchester City itu.

(krs/din)


NO COMMENTS