Koeln – Hujan salju sedang jadi pemandangan umum di Eropa sana. Saking lebatnya, titik penalti di sebuah laga sepakbola sampai “raib”. Ini cara sang wasit menyiasati.

Salju yang turun dengan lebatnya sudah sempat membuat kickoff laga FC Koeln vs Freiburg di RheinEnergieStadion, Minggu (10/12/2017), tertunda.

Menurut catatan Kicker.de, 120 orang sudah turun tangan membersihkan lapangan dari salju sampai akhirnya wasit Robert Kampka memberi lampu hijau untuk memulai laga. Namun, lapangan tak sepenuhnya bersih dari salju.

Hal itu pada prosesnya memunculkan masalah tersendiri menyusul sebuah pelanggaran di kotak terlarang, yang membuat tuan rumah FC Koeln dapat penalti di menit ke-14. Wasit tak menemukan titik putih yang tertutupi salju!

Tidak habis akal, wasit Kampka kemudian melakukan cara manual. Dari garis gawang, si pengadil lapangan mulai melangkah sampai jarak 11 meter demi memutuskan di mana persisnya titik putih.

Barulah setelah itu Sehrou Guirassy bisa meletakkan si kulit bundar dan kemudian mengeksekusi penalti demi membuat gol kedua FC Koeln di dalam laga tersebut.

Di menit-menit akhir laga giliran Freiburg yang mendapatkan dua penalti. Kali ini Kampka tak perlu lagi mengukur karena lapangan sudah lebih bersih dari salju. Saat jeda petugas pun sudah turun ke lapangan dalam memberi tanda dengan warna lebih kontras. Freiburg unggul 4-3.

(krs/fem)


NO COMMENTS