Dortmund – Borussia Dortmund butuh waktu untuk mencari pengganti Thomas Tuchel. Dortmund ingin benar-benar mendapatkan hasil terbaik, bukan sekadar cepat dapat pengganti.

Tuchel meninggalkan Dortmund usai dua tahun menjabat sebagai pelatih. Sebelum pisah jalan dengan Dortmund, Tuchel mempersembahkan trofi DFB Pokal.

Perselisihan dengan dua petinggi klub, CEO Hans-Joachim Waztke dan Direktur Olah tubuh Michael Zorc, disebut sebagai latar belakang kepergian Tuchel. Dalam sebuah surat terbuka usai Dortmund mengakhiri kerja sama dengan Tuchel, Watzke menyebut bahwa hubungan klub dengan mantan pelatih Mainz itu tidak bisa dilanjutkan.

[Baca juga: Inilah Alasan Dortmund Putuskan Berpisah dengan Tuchel]

Pelatih Nice, Lucien Favre, disebut-sebut sebagai kandidat pengganti Tuchel. Peter Stoger C(Cologne) dan Peter Bosz (Ajax Amsterdam) juga kabarnya masuk dalam daftar calon potensial.

Soal pelatih baru, Zorc menginginkan seseorang yang punya gaya bermain menyerang dan atraktif. Selain itu, dia juga mengindikasikan ingin mencari pelatih asal Jerman. Tapi bagaimanapun, Dortmund tidak akan buru-buru mengangkat pelatih baru jika belum mendapatkan yang sesuai harapan.

“Kami tidak ingin menekan diri kami sendiri. Ini soal menemukan resolusi terbaik untuk BVB, dan bukan yang paling cepat,” ujar Direktur Dortmund Michael Zorc kepada Kicker seperti dilansir ESPN FC.

Tuchel sendiri kini dikaitkan dengan Bayer Leverkusen. Tapi kicker melaporkan bahwa ada kekhawatiran persoalan Tuchel di Dortmund akan berlanjut di Leverkusen.

(nds/rin)


NO COMMENTS