Jakarta – Ayah Pierre-Emerick Aubameyang, Pierre Francois Aubameyang, secara terbuka mengungkap hasrat sang anak dan keluarganya untuk keluar dari Jerman.

Kondisi Aubameyang di Dortmund sedang tak baik. Setelah membuat beberapa masalah, dia kini terkait perkara lain. Sang striker tak menghadiri rapat tim jelang melawan VfL Wolfsburg.

Pemain 28 tahun ini pun dipinggirkan dari tim utama untuk sementara waktu. Statusnya sebagai striker utama dan koleksi 22 gol yang sudah dilesakkan tidak membuat manajemen klub menahan diri untuk menjatuhkan sanksi.

Ayah Aubameyang angkat bicara soal kondisi sang anak dengan menyebut kalau anaknya berencana pergi dari Jerman. Keinginan pergi itu juga didorong oleh cekcok dengan wartawan Kicker yang menyebut apa yang terjadi antara Aubameyang, Dortmund, dan keterlibatan keluarga sang pemain sebagai ‘sirkus monyet’.

“Jurnalis yang buruk memperlakukan anak saya layaknya monyet. Saya pikir mereka ingin kita semua kembali ke zaman Hitler,” ungkap Pierre Francois kepada TopMercato.

“Saya pikir si Monyet Kecil ini dan keluarganya harus meninggalkan Jerman, dengan itu koran kelas bawah tersebut bisa diam ketika tahu kami sudah tidak lagi di sini,” tukas dia.

Wartawan Kicker yang bernama Karlheinz Wild itu sebenarnya sudah melontarkan permintaan maaf. “Saya tidak pernah berniat menyerang atau mendiskriminasi Aubameyang atau orang lain. Saya hanya ingin menyebut peristiwa apa yang terjadi di luar sepakbola ini, yang terkait dengan keluarganya, dan itu bukan sesuatu yang berkonotasi negatif.

Aubameyang memiliki beberapa opsi jika benar mau meninggalkan Dortmund. Mulai dari The Gunner yang memang memerlukan sosok pengganti Alexis Sanchez, hingga klub Guanzhou Evergrande di China yang bisa membuat gaji dia menjulang tinggi.

(din/fem)


NO COMMENTS