Manchester – Dalam usaha menjuarai Premier League musim ini, penting buat Red Devils untuk mengembalikan keangkeran Old Trafford yang menjadi markasnya. Begitu kata Andy Cole, mantan striker MU.

Musim panas ini manajer Jose Mourinho sudah memoles skuatnya di MU dengan mendatangkan bek Victor Lindelof, striker Romelu Lukaku, dan pemain tengah Nemanja Matic. Menyusul kemudian striker Zlatan Ibrahimovic yang direkrut lagi.

Hasilnya, The Red Devils mengawali dengan impresif setelah memenangi tiga pertandingan awalnya. Untuk sementara, MU pun bertengger di puncak klasemen Premier League sebagai satu-satunya tim yang masih punya catatan 100%.

Dua dari tiga kemenangan itu sendiri lahir di Old Trafford, 4-0 atas West Ham United di partai pembuka musim dan kemudian 2-0 dari Leicester City akhir pekan lalu.

Cole, yang punya lima titel Premier League selama membela MU periode 1995–2001, beranggapan bahwa sangatlah penting buat MU untuk terus menggilas lawan-lawannya di kandang sendiri demi membuat Old Trafford angker lagi.

“Mereka sudah mengawali musim dengan sangat baik. Mereka memainkan sepakbola yang bagus,” ujar Cole kepada talkSPORT.

“Matic merupakan perekrutan penting sejauh ini karena ia membuat Pogba jadi bisa lebih terlibat di tengah, dan Lukaku datang untuk bikin gol. Keduanya memberi nilai lebih yang besar. Jika mereka terus seperti ini, dan bermain seperti ketika lawan West ham dan Leicester saat menghapi tim-tim besar, mereka punya peluang bagus (jadi juara).”

“Dari posisi enam (di klasemen Premier League) untuk jadi juara adalah sebuah langkah besar, tapi ada kepercayaan diri besar di sana. Mereka sudah memulai dengan amat sangat baik. Saya takkan mencoret kemungkinan Jose Mourinho menjuarai Premier League musim ini. Mereka tim besar, tangguh secara fisik, dan mereka punya pemain-pemain yang juga jago.”

“(Berikutnya) Yang harus ada adalah rasa angker di Old Trafford. Dalam masa-masa saya di Red Devils, saat tim-tim lawan datang ke Old Trafford mereka sudah separuh tumbang dan jika itu bisa didapatkan lagi, pertarungannya tinggal separuh lagi,” tuturnya.

Dari 19 pertandingan kandangnya musim lalu, MU memang cuma tumbang sekali tapi di sisi lain hanya meraih delapan kemenangan dan lebih banyak meraih hasil seri (10 kali).

Dengan hasil kandang tersebut MU meraup 34 poin di kandang sendiri, lebih sedikit dari 35 angka yang didapatkan dari kandang lawan sepanjang Premier League 2016/2017. Sebagai perbandingan, The Blues jadi kampiun musim lalu dengan meraih 51 poin di kandang.

(krs/fem)

NO COMMENTS