The Reds – Kepala manajer The Reds, Juergen Klopp, pasti sedang pusing tujuh keliling. Nyatanya tak cuma lini belakang, tapi lini serang Si Merah juga tengah bermasalah.

Setelah sempat menuliskan start oke di Premier League Agustus lalu, performa The Reds menurun drastis sedari awal September. Diawali kekalahan 0-5 dari Manchester City, The Reds cuma meraih sekali kemenangan di seluruh kompetisi.

Itu adalah saat mengalahkan Leicester City 3-2 akhir pekan lalu. Sisanya The Reds cuma meraih hasil sebanding 1-1 kontra Burnley di liga, lalu 2-2 kontra Sevilla, bertekuk lutut 0-2 dari Leicester di Piala Liga Inggris, dan terakhir diimbangi 1-1 oleh Spartak Moskow.

Dari situ, bisa dilihat bahwa masalah klasik soal lini benteng The Reds kembali jadi kambing hitam. Tiada clean sheet yang dicatat dengan total 13 gol bersarang di gawang Simon Mignolet, Loris Karius, dan Danny Ward yang bergantian jadi penjaga gawang utama. Tigabelas gol itu terjadi dari total 30 shot on target yang dimiliki lawan-lawan The Reds.

Jika ditilik dari gaya main The Reds, seharusnya mereka bisa mengandalkan tajamnya lini serang yang selama ini jadi andalan. The Reds kan dikenal sebagai tim yang jika lawan bikin dua gol, maka mereka bakal bikin tiga gol atau lebih.

Meski demikian, kenyataannya justru berbalik 180 derajat karena mereka juga kesulitan bikin gol walaupun sudah menurunkan kuartet Philippe Coutinho, Sadio Mane, Roberto Firmino, dan Mohamed Salah. Laga melawan Spartak semalam jadi contohnya ketika hanya satu gol dibuat dari total 16 attempts.

Itu artinya dalam enam pertandingan, hanya tujuh gol mampu dibuat dari total 126 attempts, dengan 34 mengarah ke gawang! Jika dirata-rata, maka The Reds baru bisa bikin gol setelah melepaskan hampir 23 shot per laga.

“Kami memang bukan tim paling beruntung di dunia sepakbola tapi kami sudah melakukan yang maksimal saat membuat peluang menghadapi tim yang bermain bertahan,” ujar Klopp di Soccerway.

“kami bisa saja memenangi dua laga tersebut tapi nyatanya tidak. Itu salah kami semua,” sambungnya.

“Ada banyak hal-hal positif di sini. Tapi hasilnya memang tidak bagus.”

“Kami tampil sangat baik dalam beberapa saat, tapi ada kalanya kami tidak tampil sangat baik. Kami tidak memaksimalkan peluang yang ada,” tutup Klopp.

()


NO COMMENTS