Manchester – Manajer The Gunner Arsene Wenger memprotes dua gol Manchester City. Pep Guardiola menegaskan timnya unggul karena sepenuhnya layak mempertimbangkan performanya.

City unggul 3-1 saat menghadapi The Gunner di Etihad Stadium, Minggu (5/11/2017) malam WIB. Kevin de Bruyne membuka keunggulan tuan rumah di babak pertama, disusul gol penalti Sergio Aguero dan gol Gabriel Jesus di babak kedua.

Dua gol terakhir City menjadi perdebatan karena dinilai kontroversial. Pada penalti yang didapatkan City, kontak yang terjadi antara Nacho Monreal dinilai masih fair dan juga minimal.

Sementara pada gol Jesus, David Silva yang menorehkan assist dinilai sudah lebih dulu berada dalam posisi offside.

“Penalti itu adalah penalti, (gol) offside itu adalah offside, tapi kami unggul karena kami lebih baik,” ungkap Guardiola seusai pertandingan kepada Sky Sports.

Guardiola lantas diminta berkomentar lebih lanjut tentang insiden tersebut, tapi menolak. Manajer asal Spanyol itu malah kemudian menyinggung peristiwa setahun lalu, saat The Gunner unggul 1-0 di markas Burnley lewat gol handball Laurent Koscielny di masa injury time. Baginya, peristiwa semacam ini memang tak bisa dipisahkan dari pertandingan.

“Tidak, kami unggul. Kami unggul dengan cara terbaik dan kami layak untuk kemenangan tersebut. Kami layak atas cara kami bermain, peluang-peluang yang kami ciptakan, dan sedikit peluang yang mengancam kami,” sambung Guardiola.

“Mereka bilang ke saya, itu (gol ketiga) offside, saya sih tak suka unggul dengan cara ini, tapi ya beginilah. Terkadang The Gunner unggul di Burnley dengan gol handball di menit ke-96, terkadang sepakbola memang seperti ini.”

“Yang terpenting adalah performanya, cara kami mencoba bermain, dan kami melakukannya dengan sangat baik,” tandas eks pelatih The Catalans dan Bayern Munich ini.

(raw/din)


NO COMMENTS