London – Antonio Conte tak pernah menyesali tiap konfrontasinya dengan Jose Mourinho. Dia menyebut cekcoknya dengan Mourinho kini sudah jadi urusan personal.

Perang kata-kata tengah terjadi antara Mourinho dan Conte dalam sepekan terakhir. Hal itu disebabkan dari komentar Mourinho yang menyebut Conte, juga manajer The Reds Juergen Klopp, sebagai badut lapangan.

Conte kemudian membalasnya dengan menyebut manajer Red Devils tersebut sudah pikun, bahwa dirinya juga pernah bersikap serupa di pinggir lapangan. Pria asal Portugal lantas tak mau takluk dengan menggali luka lama Conte, yang sempat dihukum empat bulan karena tuduhan pengaturan skor. Dalam kasus itu sendiri, Conte pada prosesnya dinyatakan tak bersalah sama sekali.

Tak terima dengan komentar Mourinho, Conte membalasnya dengan mengecap pria 54 tahun itu sebagai manusia kerdil dan penuh kepalsuan.

Jelang pertemuan antara The Blues melawan The Gunner dalam laga semifinal Piala Liga Inggirs, Kamis (11/1/2018) dinihari WIB, Conte ditanya apakah menyesal sudah meladeni Mourinho.

“Saya punya tampang seperti ini, apa terlihat seperti orang yang penuh penyesalan? Saya tidak berpikir begitu. Saya pikir kami berdua mengatakan banyak hal dan kita akan melihat apa yang terjadi di masa depan,” kata Conte seperti dikutip dari The Guardian.

Perseteruan keduanya mendapat perhatian dari Asosiasi Sepakbola Inggris (FA). Namun menurut laporan ESPN, FA tidak akan ikut campur sampai batas saat ini. Akan tetapi, FA tetap memiliki kewenangan untuk berkomunikasi dengan Mourinho dan Conte guna mencari penjelasan atas perseteruan keduanya.

“Saya pikir itu tidak penting bagi FA, itu tidak penting. (Mourinho) mengatakan kata-kata serius dan menggunakan kata-kata serius. Saya tidak akan melupakan itu. Ini bukan masalah klub, ini masalah antara saya dan dia,” tegas Conte.

(ran/raw)


NO COMMENTS