London – Gary Neville menyarankan Juergen Klopp untuk menyingkirkan sejumlah pemain yang menjadi titik lemah The Reds demi bisa mengejar kesuksesan.

Hal itu dikatakan pundit Sky Sports tersebut setelah The Reds berimbang 3-3 ketika bertamu ke stadion Emirates markas The Gunner, Sabtu (23/12/2017) dini hari WIB.

Dalam laga itu The Reds sempat unggul dua gol lebih dulu tapi kesalahan di lini belakang, oleh Joe Gomez dan Simon Mignolet, membuat The Gunner bisa menyamakan kedudukan dan bahkan berbalik unggul. Setelah itu gantian The Reds yang menyamakan skor.

“Singkirkan sejumlah pemain,” kata Neville kepada Sky Sports, memberi saran untuk Klopp.

“Anda lihat apa yang dilakukan Pep Guardiola musim lalu. Ia merekrut Claudio Bravo dengan mahal. Ia tak cukup bagus dan sulit beradaptasi dengan Premier League. Ia menyingkirkannya. Ederson lalu datang dan terlihat fantastis.”

“Full-back City saat itu juga tak cukup bagus, ia pun menyingkirkannya, menghabiskan 130 juta pound sterling untuk tiga pemain baru dan membereskan masalah,” ujarnya.

Menurut Neville, Klopp memiliki wewenang dan kewajiban untuk melakukan itu semua sebagai manajer mengingat saat ini The Reds sudah mantap ketika menyerang, tapi sebaliknya punya masalah besar di lini belakang.

“Di Borussia Dortmund dulu ia punya Neven Subotic dan Mats Hummels, dengan Lukasz Piszczek di posisi bek kanan. Ia memiliki barisan belakang bagus, fondasi oke,” ucap Neville.

“Di (The Reds) sini: Ragnar Klavan? Serius? Dejan Lovren juga sudah mengecewakan saya walaupun dulu dia fantastis di Southampton. Joe Gomez masih muda sehingga masih perlu berkembang. Kita sudah sering membahas Simon Mignolet, Loris Karius. Dan kemudian ada pula bidang bek kiri, dengan James Milner, Andrew Robertson, dan Alberto Moreno main di posisi itu. Apa mereka bisa diandalkan dalam laga-laga penting?”

“Itulah mengapa saat ini kita membahas hal tersebut, karena kita bicara mengenai The Reds (yang semestinya bisa) menjuarai Premier League dan Liga Champions. Secara historis, itulah ukuran ideal buat The Reds,” tuturnya.

Mantan pemain Red Devils dan timnas Inggris itu menyebut bahwa pada dasarnya pemain-pemain yang dikritiknya di The Reds pada dasarnya tidak jelek, tapi mereka sama sekali tidak bisa bermain seperti sekarang ini di klub yang berusaha menjuarai liga.

“Sebelum pertandingan Juergen Klopp memberi wawancara dan bilang pertahanannya sudah membaik. Saya pikir memang akan kelihatan seperti itu ketika menghadapi tim-tim macam Bournemouth, Newcastle, atau Burnley, tanpa maksud merendahkan tim-tim tersebut. Lawan macam ini akan membuat Anda merasa bisa membuat clean sheet. Tapi di momen-momen besar ketika satu gol bisa menentukan di kandang Sevilla atau The Gunner, para pemain belakang itu akan mengecewakan Anda,” kata Neville membeberkan.

(krs/rin)


NO COMMENTS