Manchester – Julukan Special One untuk Jose Mourinho bagi Paul Pogba memang sudah sepantasnya. Mourinho selalu ingin unggul, bahkan jika harus melakukan hal-hal ekstrim.

Julukan Special One melekat kepada Mourinho, sejak konferensi persnya saat kali pertama datang ke Inggris untuk menangani The Blues pada 2004 silam. Julukan itu tak pernah lepas darinya, hingga berpetualang ke Italia dan Spanyol, dan kembali ke Inggris di mana kini dia melatih Red Devils.

Pogba, yang merasakan semusim pertamanya di bawah arahan Mourinho sepanjang 2016/2017 kemarin, tahu kenapa julukan itu menjadi tepat untuk sang manajer. Mourinho disebutnya selalu punya ambisi besar untuk unggul.

Bersama MU, Pria Portugal itu setidaknya sudah membuktikan dengan tiga trofi yakni Community Shield, Piala Liga Inggris, dan Liga Europa.

“Dia adalah Special One karena dia unggul. Terkadang dia melakukan sejumlah hal ekstrim. Melawan The Blues, dia mengubah formasi taktik kami tepat sebelum pertandingan,” kata Pogba kepada Sky Sports.

“Kami belum pernah melatihnya sebelumnya, tapi itu berjalan dengan baik. Itu spesial. Dia memenangi tiga trofi di tahun pertamanya, itu juga spesial. Dia pantas menyandang namanya,” imbuhnya.

Perubahan taktik dadakan di laga melawan The Blues itu membuahkan hasil positif, dengan MU unggul 2-0 di Old Trafford medio April lalu.

Hal lain yang bagi Pogba membuat Mourinho spesial adalah kedekatannya dengan para pemain. Pelatih 54 tahun itu membuat tim menjadi nyaman.

“Dia adalah manajer yang sangat dekat dengan para pemain. Secara pribadi, dia menyambut saya, kami mengobrol, dan saya punya firasat bagus dari saat pertama. Dia percaya dan membela saya. Itulah yang semua pemain butuhkan,” ujar Pogba.

(raw/mrp)


NO COMMENTS