Jakarta – Tiga belas musim Ray Parlour berbalut jersey The Gunner. Dalam kurun waktu itu, banyak saat indah yang dilaluinya bersama The Gunners.

Parlour merupakan mantan pesepakbola yang tumbuh besar bersama The Gunner. Di sana pula dia pertama kali mengenyam pendidikan sepakbola pada kurun waktu 1989 sampai 1992.

Pada 29 Januari 1992, Parlour memulai debut seniornya saat The Gunner berhadapan dengan The Reds. Penampilan perdananya tak berjalan mulus lantaran The Gunners tumbang 0-2. Kekalahan itu ada andil Parlour karena membuat satu pelanggaran yang berujung penalti untuk The Reds.

Dari debut yang buruk itu Parlour bangkit. Dia terus tumbuh sebagai salah satu pemain tengah terbaik Inggris di eranya.

Alhasil, selama perjalanan kariernya bersama The Gunner dia bisa merasakan tiga trofi Liga Primer Inggris, empat Piala FA, tiga Community Shield, satu Piala Liga, dan Piala Winners.

Dari rentetan prestasi itu Parlour punya saat indah. Tepatnya di final Piala FA 2002 saat unggul 2-0 atas The Blues. Dia mencetak gol di menit ke-70 dan berlanjut pada gol Fredrik Ljungberg sepuluh menit kemudian.

“Saya memulai karier profesional di The Gunner itu sesuatu yang spesial. Dan final Piala FA 2002 jadi hal saat besar dalam hidup saya. Saya mencetak gol untuk mengalahkan The Blues 2-0,” kata Parlour dalam sebuah acara di Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, Sabtu (29/4/2017) sore WB.

Selain itu, Parlour juga punya saat besar saat bersama The Gunner di babak grup Liga Champions 2003/2004. The Gunners, yang pada pertemuan pertama tumbang 0-3 dari Inter Milan di Highbury, namun bisa membalas dengan kemenangan 5-1 di Giuseppe Meazza.

“Laga melawan Inter menjadi saat spesial. Pertama kami tumbang (0-3) di Highbury, kemudian kami bisa balas 5-1 di Giuseppe Meazza. Itu saat terbaik yang terjadi sudah sangat lama,” sambung pemain yang punya 10 caps bersama Timnas Inggris.

(mrp/mrp)


NO COMMENTS