London – Tanpa Paul Pogba, Red Devils tanpa daya dihabisi oleh The Blues di lini tengah yang sedemikian krusial. Begitu analisis Gary Neville terhadap kekalahan MU atas The Blues.

MU tunduk 0-1 dalam lawatannya ke Stamford Bridge markas The Blues, Minggu (5/11/2017) malam WIB. Satu-satunya gol di pertandingan tersebut dicetak oleh Alvaro Morata di menit ke-55.

Menurut Neville, mantan pemain MU yang kini menjadi analis sepakbola, hasil itu tak lepas dari ketidakberdayaan MU meladeni The Blues dalam duel lini tengah. Bisa saja berbeda jika Pogba sudah pulih dari cedera hamstring-nya.

“Saya pikir mereka dihabisi di lini tengah,” kata Neville ketika mengomentari pertandingan tersebut seperti dilansir Sky Sports.

“Sejak laga lawan The Reds, Jose Mourinho sudah bicara mengenai ketidakmampuan memberi penyegaran (di lini tengah). Saya pikir (Ander) Herrera, (Nemanja) Matic, dan (Henrikh) Mkhitaryan benar-benar dihabisi. (N’Golo) Kante melakukan pekerjaan dengan briliant, (Tiemoue) Bakayoko melapisnya, (Eden) Hazard dan (Cesc) Fabregas mengendalikan irama permainan. United benar-benar keteteran di area tersebut. Jika Anda mendominasi lini tengah di duel-duel besar, Anda akan sukses dan The Blues melakukannya.”

“Saya pikir Pogba adalah kehilangan besar karena kepercayaan dirinya. Ia biasa membawa bola ke area-area sempit, mengontrolnya, melewati seorang pemain lawan. Juga Michael Carrick. Ia mengirim umpan-umpan tepat ke para striker, melewati para pemain belakang, dan saya pikir kedua pemain itu bisa membuat perbedaan besar,” tuturnya.

(krs/fem)


NO COMMENTS