Manchester – Gelar juara Liga Europa disebut Jose Mourinho bukan penentu kesukesan musim Red Devils. Kalaupun gagal, MU dinilainya tak buruk-buruk amat musim ini.

Di musim perdananya di Old Trafford, Mourinho masih belum mampu membawa MU bersaing memperebutkan gelar juara Premier League. Penampilan yang inkonsisten –terlalu banyak hasil sebanding meski tak terkalahkan dalam 25 laga– membuat MU hanya menempati posisi keenam.

Ada di luar the big four, MU mengandalkan Liga Europa untuk meraih tiket Liga Champions musim depan. Jalan ‘Setan Merah’ menuju kompetisi tertinggi antarklub Eropa itu terbuka lebar setelah lolos ke final Liga Europa, di mana mereka akan menghadapi Ajax Amsterdam.

Ditanya apakah gelar juara Liga Europa akan menentukan sukses tidaknya musim MU, Mourinho menampiknya.

“Saya pikir, Anda media, Anda punya hak untuk mengatakannya. Dan saya pikir masuk akal untuk mengatakannya,” ujar Mourinho seperti dikutip dari ESPN FC.

“Tapi saya tidak merasa seperti itu. Saya pikir para petinggi klub tidak merasa seperti itu. Karena kami bekerja sangat keras.”

“Saya, musim ini, mungkin bekerja lebih keras dari sebelumnya. Ketika saya menganalisis, saya tidak berpikir seperti itu. Tapi jika saya ada di posisi Anda, mungkin.”

Mourinho menyadari bahwa media dan sejumlah suporter MU akan menganggapnya gagal jika tak menjuarai Liga Europa. Tapi Mourinho juga mengingatkan bahwa masih banyak hal positif lain yang diraih timnya musim ini.

“Kami memenangi Piala Liga Inggris. Kami memenangi Community Shield. Sebelum badai cedera, kami berusaha untuk the big four Premier League,” lanjut Mourinho.

“Kami melakukan hal-hal dalam klub ini yang tidak dilakukan siapapun di musim perdana, seperti memenangi trofi, mencatat rekor tak terkalahkan Red Devils di Premier League, mencapai final Liga Europa.”

“Kami punya hal-hal ini. Tapi jika saya ada di posisi Anda dan Anda selalu mencari headline seperti ini, saya paham kalau Anda berkata demikian,” katanya.

(nds/mfi)


NO COMMENTS