The Reds – Dejan Lovren marah karena ada ancaman pembunuhan terhadap keluarganya. Bek The Reds itu mengaku tak masalah di-bully, tapi dia tak terima kalau keluarganya diganggu.

Lovren jadi salah satu kambing hitam di balik keroposnya lini penjagaan The Reds musim ini. Performa pemain asal Kroasia itu makin disorot usai The Reds digebuk Tottenham Hotspur 1-4 belum lama ini. Dia dianggap tak becus menjaga wilayahnya sehingga menyebabkan timnya kemasukan.

Penampilan buruk Lovren pada laga melawan Spurs membuatnya jadi bulan-bulanan di media sosial. Terkait hal ini, Lovren tak terlalu ambil pusing.

Akan tetapi, Lovren sangat marah karena ada orang yang mengirimkan ancaman pembunuhan terhadap keluarganya. Dia mengungkapkan hal ini lewat Instagram story pada Selasa (31/10/2017).

Foto: Instagram @dejanlovren06

Lovren mengunggah screenshot sebuah pesan dari seseorang yang berbunyi “saya akan membunuh keluargamu”. Pesepakbola berusia 28 tahun itu kemudian mengungkapkan kekesalannya.

“Saya tak keberatan ketika orang-orang menghina saya. Itu lebih menggambarkan diri mereka!” katanya.

“Tapi, saya tak bisa tinggal diam ketika keluarga saya diancam. Saya pokoknya tak bisa dan tak akan menerima itu. Menjijikkan,” kata Lovren.

Foto: Instagram @dejanlovren06

Terkait performa Lovren, manajer The Reds Juergen Klopp memberikan dukungan kepada pemainnya itu untuk bangkit.

“Tentu saja ini bukan pekan paling menyenangkan dalam hidup Dejan, tapi ini cuma sepakbola. Orang tak akan menjadi pribadi yang lebih baik atau lebih buruk karena membuat kesalahan dalam sebuah pertandingan sepakbola,” kata Klopp.

(mfi/nds)


NO COMMENTS