London – The Reds dinilai membayar kelewat mahal saat merekrut Alex Oxlade-Chamberlain dari The Gunner. Itulah pandangan Graeme Souness, yang pernah bermain dan melatih The Reds.

Oxlade-Chamberlain diboyong The Reds pada hari terakhir bursa transfer musim panas, dengan kontraknya di The Gunner tinggal menyisakan 12 bulan lagi.

Untuk bisa mendapatkan pemain berusia 24 tahun itu, The Reds kabarnya harus mengeluarkan uang sebesar 35 juta pound sterling (Rp 604 miliar). Sounes menyebutnya kelewat mahal.

“Hari ini 30-40 juta pound sterling membuat Anda bisa mendapatkan pemain bagus, tapi bukan bintang utama,” kata Souness dalam kolomnya di The Times.

“Nilai awal 35 juta pound sterling yang dibayarkan The Reds untuk Alex Oxlade-Chamberlain merupakan sebuah angka yang sangat tinggi untuk hitungan seorang pemain yang menuju masa akhir kontraknya di The Gunner,” ujarnya.

Oxlade-Chamberlain bergabung ke The Reds setelah menolak pinangan The Blues. Kabarnya itu karena ia ingin lebih banyak tampil sebagai pemain tengah tengah dan tak mau bermain sebagai seorang bek sayap bersama The Blues.

“Oxlade-Chamberlain memilih The Reds ketimbang The Blues karena ia tak mau main sebagai bek sayap. Ia melihat dirinya melewati pemain lawan di lini tengah. Saya pun tak melihatnya sebagai bek sayap. Ia tak pas di posisi tersebut,” tutur Souness.

(krs/mrp)

NO COMMENTS