London – Tottenham Hotspur dinilai terlalu santai di bursa transfer musim panas. Runner-up Premier League musim lalu itupun tak terlalu dijagokan di persaingan gelar.

Spurs santai di bursa transfer musim panas kemarin dan melakukan manuver belakangan. Dua rekrutan pertama mereka yakni Davinson Sanchez dan Paulo Gazzaniga didapatkan pada 23 Agustus, alias kurang lebih sepekan sebelum ditutupnya bursa transfer.

Tiga pemain lain yang didatangkan yakni Juan Foyth, Serge Aurier, dan Fernando Llorente malah baru diresmikan pada tiga hari terakhir bursa.

Pendekatan ini, ditambah tak adanya nama-nama besar yang terlibat, bikin Spurs tak terlalu difavoritkan di persaingan gelar. Padahal dalam dua musim terakhir, Harry Kane dkk. selalu terlibat di persaingan teratas.

Di lain sisi, belanja tim-tim lawan seperti Manchester City, Red Devils, The Blues, dan The Reds memang membuat bursa transfer Spurs terlihat sepele.

Kane pribadi menilai hal ini justru menguntungkan timnya. Spurs bisa bekerja di bawah pantauan dan fokus ke performa.

“Orang-orang mungkin tak membicarakan soal kami, tapi itu justru menguntungkan kami. Kami cuma akan fokus dengan pekerjaan kami dan akan tetap fokus ke bagaimana menampilkan performa seperti melawan Everton ini,” ungkap Kane dikutip Sky Sports.

“Saya takkan menyebutnya tak menghormati kami. Yang Anda lihat adalah tim-tim menghamburkan uang, membeli para pemain top dan nama-nama besar. Kami melakukan transfer belakangan, tapi sudah mendapatkan pemain-pemain yang kami inginkan.”

“Sekarang kami punya skuat yang bagus, skuat yang besar. Kami memainkan sepakbola yang bagus dan kami sudah berada di persaingan gelar di beberapa tahun terakhir. Saat tiba urusan pentingnya di paruh kedua musim, kami normalnya ada di persaingan gelar,” imbuh pemain tim nasional Inggris ini.

Spurs sementara ini ada di posisi lima klasemen dengan nilai tujuh dari empat pertandingan, hasil dari dua kemenangan dan satu kali sebanding.

(raw/din)

NO COMMENTS