Leicester – Red Devils begitu terpukul setelah kemenangan yang sudah di depan mata melayang di penghujung laga. Meski mendapatkan satu poin, mereka merasa seperti baru saja tumbang.

MU harus menerima hasil setara 2-2 dengan Leicester City di King Power Stadium, Minggu (24/12/2017) dinihari WIB. Mempertimbangkan jalannya pertandingan, hasil itu memang sangat menyesakkan untuk ‘Setan Merah’.

Setelah tertinggal lebih dulu oleh gol Jamie Vardy, MU mampu berbalik unggul 2-1 berkat dua gol Juan Mata. MU kemudian berada di atas angin setelah pemain Leicester, Daniel Amartey, diusir wasit.

Saat kedudukan 2-1 itulah, MU menyia-nyiakan sejumlah peluang emas, di antaranya lewat Jesse Lingard dan Marcus Rashford. Tapi, tim tamu gagal mencetak gol tambahan.

MU malah kebobolan ketika pertandingan sudah memasuki detik-detik terakhir injury time. Mereka gagal mencegah Harry Maguire mencetak gol penyama untuk Leicester.

“Ini terasa seperti sebuah kekalahan. Kami sudah melakukan hal yang paling sulit, yaitu mencetak dua gol setelah mereka unggul,” ujar Mata kepada Sky Sports.

“Kami unggul bersama-sama, kami setara atau tumbang bersama-sama, dan hari ini terasa seperti sebuah kekalahan. Kami bertahan sebagai sebuah tim dan saya tak akan bicara soal hal-hal ini,” imbuhnya.

“Kami seharusnya menghabisi mereka. Kami tampil oke, tapi dalam saat terakhir kami kembali ke Manchester dengan sangat kecewa,” kata Mata.

Hasil setara ini membuat MU makin tertinggal dari Manchester City di klasemen Premier League. Mereka kini berjarak 13 poin dari tetangganya itu.

(mfi/cas)


NO COMMENTS