Moskow – Romelu Lukaku sejauh ini sudah pamer ketajamannya bersama Red Devils. Tapi, Lukaku masih harus membuktikan dia juga tokcer saat menghadapi tim besar.

MU sepertinya tidak rugi ketika harus mengeluarkan 75 juta poundsterling saat membawa Lukaku dari Everton musim panas lalu. Sejauh ini Lukaku sudah membuktikan bahwa dia pantas diandalkan sebagai sumber gol MU.

Selain penalti yang gagal ke gawang Leicester City, Lukaku selalu jadi momok untuk lini belakang lawan dengan sudah mencetak 10 gol dari sembilan pertandingan di seluruh kompetisi bersama MU. Terakhir, Lukaku bikin sepasang gol ke gawang CSKA Moskow di Pertandingan 2 Grup A Liga Champions, Kamis (28/9/2017).

Wajar saja para pendukung MU tersenyum lebar melihat performa Lukaku saat ini dan mereka bisa perlahan melupakan sosok Zlatan Ibrahimovic, yang musim lalu membuat 28 gol.

Meski demikian, apa yang diperlihatkan Lukaku sejauh ini adalah sebuah kepantasan dan bukan sesuatu yang harus dilebih-lebihkan, mengingat lawan-lawan yang sudah dihadapi tidaklah sebanding dengan MU.

Tengok saja, hanya Leicester, Southampton, dan Everton yang bisa dikatakan kekuatannya setingkat di bawah MU. Sisanya adalah tim-tim seperti Swansea City, West Ham United, Stoke City, Basel, dan CSKA.

Maka dari itu Lukaku masih dinantikan gol-golnya ke gawang tim besar agar membuktikan dia memang pantas diandalkan dan juga dihargai mahal. Setelah Crystal Palace akhir pekan ini, MU baru kebagian menghadapi sesama tim besar seperti The Reds, Tottenham Hotspur, dan The Blues plus Benfica di Liga Champions.

“Ujian besar untuknya adalah di laga-laga big match. Selama ini bagi para ujung tombak MU, mencetak gol di laga besar itu sangat penting,” ujar eks pemain tengah dan kapten MU, Roy Keane, seperti dilansir Soccerway.

“Kami melihat semua ujung tombak top saat ini sedang dalam performa terbaiknya, tapi ada baiknya menilai mereka di akhir musim ketika gelar juara sudah diketahui milik siapa,” sambungnya.

Selama berkarier di Premier League, Lukaku paling banyak menjebol gawang tim besar adalah The Reds dengan lima gol disusul Manchester City dengan empat gol. Sementara dia belum pernah sekalipun menjebol jala The Blues dari enam kali percobaan.

“Di laga-laga penting, satu gol akan membuat perbedaan,” tuntas Keane.

(mrp/raw)


NO COMMENTS