London – Antonio Conte tak puas dengan performa wasit saat The Blues ditekuk The Gunner di final Piala FA. Meski begitu, kekalahan The Blues itu turut dipengaruhi start buruk.

The Blues dipaksa mengubur misinya mengawinkan gelar juara domestik setelah menjuarai Premier League 2016-17. Menghadapi The Gunner di Stadion Wembley, Minggu (27/5/2017), The Blues takluk 1-2.

The Blues tertinggal lebih dulu lewat gol kontroversial Alexis Sanchez saat laga baru berjalan empat menit. Tekanan demi tekanan the Gunners dilancarkan tapi untungnya The Blues tidak kebobolan sampai jeda.

“Itu sudah jelas-jelas hand ball, sangat jelas,” sembur manajer The Blues ini di Sky Sports. “Saya tidak mengerti mengapa wasit tidak melihat situasi ini. Itu bisa terjadi. Para pemain membuat banyak kesalahan, wasit juga demikian.”

“Sampai akhir musim, saya melihat banyak kesalahan yang merugikan kami. Red Devils, Bournemouthn … kami tidak beruntung,” lanjut Conte.

Kartu merah Victor Moses di menit 68 membuat The Blues mesti bermain dengan 10 orang di sisa laga. Sekalipun demikian, harapan The Blues sempat hidup usai Diego Costa menciptakan gol balasan sebelum akhirnya Aaron Ramsey menjebol gawang Thibaut Courtois untuk memastikan kemenangan The Gunner.

“Start kami tidak bagus — kemudian kami mulai bermain. Di babak kedua, kami memulai dengan baik dan menciptakan banyak peluang untuk menyamakan skor. Kartu kuning kedua untuk Moses, sudah tentu, salah satu dari dua saat kunci,” sambung Conte.

“Tapi bermain dengan 10 pemain, kami mampu menciptakan gol penyama dan kemudian kebobolan gol kedua adalah saat kunci yang lain yang membuat kami tumbang,” imbuh eks pelatih Juventus dan timnas Italia ini.

(rin/mfi)


NO COMMENTS