The Reds – The Reds memang punya kuartet ujung tombak yang punya potensi daya dobrak mengerikan. Tapi ‘Si Merah’ justru dinilai lupa letak masalah besarnya.

The Reds untuk kali pertama menurunkan kuartet penyerangnya, saat bertandang ke Spartak Moskow, Rabu (27/9/2017) dinihari WIB. Sadio Mane, Roberto Firmino, Mohamed Salah, dan Philippe Coutinho turun sejak menit pertama, meski tak seluruhnya bermain penuh.

Tapi nyatanya turunnya empat pemain yang sudah amat diharapkan penggemar The Reds itu tak banyak menolong. Tim Merseyside itu malah tertinggal lebih dulu sebelum akhirnya memaksakan hasil sebanding 1-1, lewat gol Coutinho memanfaatkan umpan Mane.

Hasil sebanding ini mencatat belum berhasilnya The Reds keluar dari periode suram belakangan ini. Penjagaan mereka masih jadi sorotan besar, dengan kembali gagalnya menuliskan clean sheet.

Penjaga gawang legendaris asal Denmark, Peter Schmeichel, menyebut The Reds tak sepatutnya fokus ke kuartet penyerangnya. Mereka perlu menangani persoalan penjagaan lebih dulu karena secara permainan, keseimbangan timnya tak bagus.

“Begitu jelas masalahnya apa, kita bicara soal empat ujung tombak hebat, tapi seharusnya kita bicara soal empat bek sejajar,” ungkap Schmeichel dikutip Sky Sports.

“Barisan empat bek benar-benar tidak bekerja dengan baik dan situasi terkait kipernya membingungkan.”

“Anda tak bisa memenangi sesuatu yang signifikan dengan tim yang tak seimbang. Anda harus punya kualitas yang sama di depan dan belakang,” ujar eks penjaga gawang Red Devils ini.

Sorotan serupa juga diungkapkan mantan bek The Reds Jamie Carragher. Secara gamblang mantan bek tim nasional Inggris itu menyebut The Reds tertinggal jauh dari kawanan calon juara Premier League.

“Saya tak percaya Juergen Klopp belum membicarakan problem nyatanya. Dan mereka masih berpikir bisa memenangi Premier League musim ini,” ujarnya.

“Mereka masih yakin bahwa mereka ada di kelompok tersebut (pesaing juara). Saya rasa mereka jauh dari sana karena mereka akan kebobolan terlalu banyak gol.”

“Mereka akan mencetak banyak gol juga dan memenangi sejumlah pertandingan 4-0, seperti yang terjadi saat melawan The Gunner. Tapi mereka juga merupakan sebuah tim yang bisa bertekuk lutut 4-0,” Carragher menambahkan.

(raw/nds)


NO COMMENTS