Manchester – Tertinggal lebih dulu dan sempat kesulitan, Manchester City tetap mampu unggul atas West Ham United. Hasil ini disebut berkat kesabaran dan ketenangan tim.

City unggul 2-1 saat menjamu West Ham di Etihad Stadium, Minggu (3/12/2017) malam WIB. The Citizens tertinggal lebih dulu setelah dibobol Angelo Ogbonna di menit ke-44.

Namun skuat arahan Pep Guardiola itu bangkit di babak kedua dan mencetak dua gol balasan, yakni lewat Nicolas Otamendi dan David Silva masing-masing di menit ke-57 dan 83. Tapi pertandingan diakui City berjalan berat.

Sepanjang babak pertama City bahkan cuma sekali mengancam gawang West Ham dari enam percobaan yang dilepaskan sebagaimana dicatat whoscored. Penampilan mereka lantas membaik di babak kedua, menuliskan 18 tembakan dalam periode ini dan tujuh kali mengancam gawang tamunya tersebut.

Fabian Delph menyebut kuncinya ada di kesabaran dan ketenangan menghadapi situasi. Pemain-pemain kreatif semacam Silva pada akhirnya menjadi pembeda di partai sulit ini.

“Ini pertandingan yang sulit, tim-tim tampaknya datang ke sini dan bermain bertahan, tidak tertarik dengan apapun kecuali memarkir bus,” ujar Delph kepada Sky Sports.

“Tapi kami punya pemain-pemain seperti David Silva di tim, jadi kami tahu bahwa kalau kami terus berusaha, kami akan mendapatkan peluang. Kami sejak awal tahu harus bersabar.”

“Kami bermain dengan baik di babak kedua, kami sebelumnya mencoba menjelaskan ke para pemain bahwa kami masih punya waktu dan kemudian mulai lebih relaks lagi dan menemukan celah-celah itu,” imbuhnya dikutip BBC.

Berikutnya City ditunggu derby melawan Red Devils di Old Trafford, sebuah laga yang diyakini sangat krusial dalam persaingan gelar. Jika City berhasil menjaga rangkaian kemenangannya, maka selisih dengan MU di posisi dua akan melebar. Saat ini keduanya berjarak delapan poin.

[Gambas:Sportradar]

Tapi Delph menegaskan City mau fokus ke Shakhtar Donetsk lebih dulu.

“Kami ingin memenangi derby, tapi kami menghadapi pertandingan satu demi satu,” ujarnya.

(raw/nds)


NO COMMENTS