London – Juara bertahan The Blues membuka dengan hasil mengecewakan. Misi bangkit The Blues dihadapkan pada tantangan besar: menyambangi kandang Tottenham Hotspur.

Pada laga pertamanya akhir pekan lalu, the Blues menderita kekalahan mengejutkan 2-3 dari Burnley di Stamford Bridge. The Blues menyudahi dengan sembilan pemain karena kartumerah Gary Cahill dan Cesc Fabregas serta sempat tertinggal 0-3 lebih dulu di babak pertama.

Namun, The Blues mampu merespons di babak kedua. Pemain baru The Blues Alvaro Morata dan bek tengah David Luiz mencetak gol balasan meski tak cukup untuk menghindar dari kekalahan.

Ujian besar menghampiri pasukan Antonio Conte di pekan kedua Premier League 2017-18. The Blues mesti bertandang ke Wembley untuk menghadapi runner-up musim lalu, Tottenham, Minggu (20/8).

Pemain anyar The Blues Antonio Ruediger memilih melihat sisi positif dari kekalahan melawan Burnley. The Blues mesti belajar dari kesalahan untuk menciptakan respons kala menghadapi Tottenham.

“Kalau Anda mendapatkan kartumerah di awal pertandingan maka itu adalah saat mengejutkan untuk siapapun, tapi kami semua pemain profesional dan kami perlu melakukan yang lebih baik di situasi-situasi semacam itu,” kata Ruediger kepada situs resmi The Blues.

“Kami terlalu gampang kebobolan tiga gol. Kami sudah mencoba yang terbaik tapi pada akhirnya yang terpenting dalam sepakbola adalah hasilnya dan kami menyerah.”

“Di babak kedua, kami layak dipuji karena Anda melihat sebuah tim yang berusaha ketika situasinya tidak mudah dan di akhir pertandingan kami bermain dengan sembilan orang,” sambung dia.

“Kami harus mengambil sisi positif dari pertandingan itu, seperti di babak kedua, bekerja keras di sepanjang pekan dan memainkan pertandingan yang bagus melawan Tottenham.”

(rin/cas)


NO COMMENTS