London – The Gunner terancam finis di luar the big four di Premier League musim ini. Jika itu terjadi, Arsene Wenger akan menyesalkan inkonsistensi yang ditunjukkan The Gunner.

The Gunner saat ini duduk di urutan lima klasemen dengan 69 poin dari 36 pertandingan. Mereka tertinggal tiga angka dari Manchester City yang ada di posisi keempat dan empat angka dari The Reds yang sudah memainkan 37 laga.

Dengan dua laga tersisa melawan Sunderland dan Everton, jumlah poin maksimal yang bisa diraih The Gunner adalah 75 poin. Tapi jika The Reds dan City juga sama-sama memenangi laga-laga sisanya, maka The Gunner harus mengubur harapannya untuk finis the big four.

Ironisnya, total 75 poin yang nantinya bisa dikumpulkan The Gunner itu lebih banyak daripada total poin yang mereka raih saat finis kedua di musim lalu (71 poin). Jumlah itu juga jauh lebih banyak daripada 66 poin yang dikumpulkan City saat finis di urutan empat musim lalu.

Melihat situasi itu, Wenger menampik kalau The Gunner jadi korban ketidakseimbangan yang terjadi di Premier League. Menurutnya, kalau akhirnya gagal finis the big four, itu karena The Gunner tampil tidak konsisten.

“Saya akan katakan kami akan jadi korban dari kurangnya konsistensi yang sudah kami tunjukkan di musim ini. Secara keseluruhan, itu dalam masa yang sangat singkat di mana kami harus membayarnya,” ujar Wenger seperti dikutip ESPN FC.

“Kami bukan korban siapa-siapa. Jika pada akhirnya kami mencapai 75 poin, kami hanya bisa dikalahkan dengan selisih satu poin (kemungkinan 76 poin yang didapat The Reds). Poin itu bisa terjadi di satu musim pada satu tim atau yang lainnya.”

“Anda akan selalu punya penyesalan karena Anda bisa saja punya satu poin lebih banyak tapi Anda juga lupa laga-laga yang Anda menangi di menit-menit terakhir,” katanya.

(nds/mfi)


NO COMMENTS