Madrid – Xabi Alonso dan Rafael Benitez pernah sama-sama saling memerlukan. Namun ada satu hal yang akhirnya membuat “hubungan” keduanya kandas.

Alonso adalah salah satu pembelian di tahun pertama Benitez menjadi manajer The Reds pada musim 2004/2005. Eks pemain tengah Real Sociedad itu langsung jadi pilihan utama The Reds dan membawa klub itu jadi juara Liga Champions di mana Alonso mencetak satu gol di final.

Setelahnya Alonso bersama Steven Gerrard dan Javier Mascherano bahu-membahu di lini tengah The Reds. Namun segalanya berubah menjelang bergulirnya musim 2008/2009.

Saat itu kencang rumor Alonso akan dijual oleh The Reds karena Benitez memerlukan Gareth Barry. Pada prosesnya Alonso tetap bertahan dan membawa The Reds finis runner-up musim itu sebelum akhirnya dijual ke Real Madrid pada musim panas 2009.

Setelah kepergian Alonso, The Reds kelimpungan dan Benitez akhirnya dipecat di akhir musim 2009/2010. Benitez lantas jadi kambinghitam kepergian Alonso saat itu dan sampai saat ini dikabarkan hubungan keduanya tak lagi harmonis.

Namun, Alonso membeberkan bahwa awal mulai renggangnya hubungan itu karena dirinya. Di musim 2007/2008, saat The Reds akan menghadapi Inter Milan di perempatfinal Liga Champions, Alonso tak mendapat izin Benitez untuk menemani istrinya melahirkan anak keduanya.

Alonso lantas memilih untuk tetap menemani Nagore Aranburu ketimbang ikut pergi bersama tim ke Milan.

“Saya bilang kepada Rafa bahwa saya tidak bisa ikut dengan tim dengan situasi seperti sekarang,” ujar Alonso kepada El Pais.

“Saya bisa saja berangkat ke Milan kalau semuanya berjalan lancar, saya bisa mendapat pesawat langsung ke sana dan bergabung dengan skuat tapi tidak ingin seperti ini,” sambungnya.

“Saya harus memutuskan saat itu dan memilih menghabiskan waktu bersama keluarga saya saat itu, saya tidak pernah menyesalinya,” tutup Alonso.

(mrp/mrp)


NO COMMENTS