Cikarang – Ilija Spaso menjalani debutnya di timnas Indonesia dengan kurang manis. Striker Bhayangkara FC itu terus mendapatkan kepercayaan dari tim pelatih skuat Garuda.

Indonesia tunduk 0-1 saat menghadapi timnas Suriah U-23. Pada pertandingan di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Sabtu (18/11/2017), gol yang bersarang ke gawang Indonesia itu dibukukan oleh Mouhamad Anez.

Dalam pertandingan itu, Spaso menjadi striker tengah. Dia cuma bermain selama 73 menit di laga itu. Asisten pelatih timnas U-23, Bima Sakti, menegaskan bahwa Spaso akan diberi waktu tambahan untuk beradaptasi dengan skuat timnas Indonesia. Laga melawan Guyana pada 25 November mendatang menjadi ajangnya.

“Pemain ini semua (untuk melawan Guyana), mungkin ada tambahan Spaso. Kami ingin ada Spaso, agar terus adaptasi di sini, sehabis Guyana tim akan diliburkan dan setelah itu kita berangkat (ke Tsunami Cup) tanggal 30 November,” kata Bima Sakti kepada pewarta.

Kendati tetap masuk skuat timnas Indonesia untuk menghadapi Guyana, Spaso belum digaransi masuk tim yang akan berlaga di Asian Games 2018. Timnas Indonesia memang kurang striker tengah, pelatih Luis Milla mengharapkan Spaso bisa menjadi solusinya.

“Belum pasti, dia akan kami coba terus dan semoga bisa lebih baik,” dia menegaskan.

(cas/mfi)


NO COMMENTS