Bangkok – Timnas Indonesia dibayangi kelelahan menjelang duel melawan Laos di lanjutan Kualifikasi Piala Asia U-16. Rotasi akan dilakukan untuk raih kemenangan.

Indonesia sudah mengoleksi sembilan poin dari hasil kemenangan berturut-turut di tiga laga. Indonesia cuma butuh satu angka di laga terakhir untuk memastikan diri sebagai juara Grup G, saat menghadapi Laos di Stadion Rajamangala, Jumat (23/9/2017).

Laos bukanlah lawan yang bisa dianggap enteng oleh Indonesia. Pada pertemuan di Piala AFF U-15 Juli lalu, tim polesan Fakhri Husaini itu tunduk 2-3 di fase grup.

Di laga penentuan nanti, Fakhri ingin melakukan beberapa rotasi pemain agar skuat yang bertanding dalam kondisi bugar. Sebab, sepanjang babak kualifikasi ini Indonesia menjalani agenda yang padat.

“Kami sudah pernah bertemu dengan Laos. Kami banyak belajar dari kekalahan. Masalah saat ini bukan taktik, tapi keletihan pemainlah yg menjadi masalah. Banyak pemain kami kelelelahan karena padatnya agenda pertandingan. Hanya libur satu hari saja lalu bertanding lagi,” kata Fakhri dalam rilis yang diterima detikSport.

“Melawan laos nanti kami akan melakukan rotasi pemain dengan mengganti pemain yang lebih segar. Kami tidak akan mengubah gaya permainan kami, penyesuaian taktik akan kami lakukan sesuai lawan kami,” sambung pria kelahiran Lhokseumawe itu.

“Tapi kami tidak akan banyak mengubah komposisi pemain. Sebab,melawan laos pun kami tidak boleh anggap remeh mereka.”

Fakhri juga menegaskan bahwa timnya ingin membalas kekalahan menyakitkan dari Laos di ajang Piala AFF. Latihan-latihan rimgan pun sudah dilakukan untuk pemulihan fisik.

“Apa yang telah mereka perbuat di AFF bulan juli kemarin tentu akan kami tuntaskan dengan kemenangan besok. Sejauh ini kondisi pemain bagus. Kami akan latihan pemulihan kebugaran fisik dan stamina pemain di belakang hotel tempat kami menginap,” tegas Fakhri.

(rin/raw)


NO COMMENTS