Bekasi – Bali United harus puas berbagi poin saat melawan Persija Jakarta di lanjutan Liga 1. Laskar Tridatu disebut masih harus membenahi lini depan.

Saat menjalani pertandingan di Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi, Minggu (21/5/2017) malam WIB, Bali United bermain sebanding 0-0 saat berduel melawan Persija.

Ada delapan kali percobaan yang dilepaskan oleh tim besutan Widodo C. Putro itu seperti dilansir oleh situs resmi turnamen, empat di antaranya mencapai sasaran.

Widodo menilai bahwa ada beberapa peluang bersih yang harusnya bisa menjadi gol. Oleh karena itu perbaikan finishing menjadi hal wajib untuk dibenahi.

“Tentu kalau saya melihat ada beberapa chance kombinasi di depan untuk eksekusi finishing ke gawang.Tadi ada beberapa dan itu perlu dipertajam lagi. Lalu menambah kualitas dari mobilitas pemain,” kata Widodo dalam jumpa pers seusai pertandingan.

Widodo menjelaskan bagaimana jalannya pertandingan Bali United melawan ‘Macan Kemayoran’. Kata menegangkan dipilih oleh eks pelatih Bali United itu.

“Pertandingan tadi menurut saya cukup menegangkan juga, saling serang menyerang. Bahkan sampai akhir pun Persija banyak bermain serang tapi pemain kami bekerja keras untuk menggagalkan penyerangan. Terutama saat penalti tadi, ” kata Widodo.

“Terimakasih atas kerjasamanya, saya sangat mengapresiasi pemain kami. Terutama ada dukungan dari suporter Bali United juga. Jadi menurut saya pertandingan tadi menegangkan dan seru.”

“Kami sudah tahu karena Persija belum unggul, tentu ini menjadi momentum penting buat mereka. Jadi kami selama dua hari ini latihan fokus meredam yang di tengah dan tadi ternyata hampir persentasenya kami unggul sedikit di benteng. Jadi ini kunci dari semua permainan.”

“Sengaja saya cadangkan Irfan Bachdim untuk konsisten meredam benteng lawan. Tetapi mereka memang pertahanannya cukup kuat,” ungkapnya.

(cas/rin)


NO COMMENTS