Bekasi – Stefano Cugurra Teco belakangan mendapatkan tekanan besar karena hasil-hasil mengecewakan Persija Jakarta. Tapi baginya tekanan itu belum seberapa.

Persija berhasil meraih kemenangan kandang pertamanya di Liga 1 setelah menumbangkan Arema FC 2-0 di Stadion Patriot Candrabhaga, Jumat (2/6/2017) malam WIB. Gol-gol tersebut dicetak Bruno Da Silva Lopes di menit ke-23 dan Rohit Chand di menit 29.

Hasil ini sekaligus membuat Teco sedikit bernapas lega. Sebab dia sebelumnya dalam tekanan besar dengan Persija tanpa kemenangan di enam partai berurutan.

Bagi Teco, tekanan yang dia dapat di Persija saat ini masih terbilang biasa. Dia mengiyakan pernah merasakan tekanan yang lebih besar saat melatih Royal Thai Navy dan dituntut mengangkat tim dari dasar klasemen.

Di akhir musim, klub itu berhasil keluar dari zona degradasi, membuat Teco disebut ‘orang gila’ lantaran bisa menyelamatkan tim tersebut.

“Saya sudah pernah mengalami situasi yang jauh lebih buruk dari ini. Dua tahun lalu saya pegang tim paling bawah di Thailand. Wartawan sana bilang saya gila karena bisa mengangkat tim. Ketika itu saya pegang tim ketika sisa 11 pertandingan terakhir,” ungkap Teco dalam konferensi pers usai laga.

“Semua bilang ini tim pasti degradasi. Tapi tim saya bisa dapat empat kemenangan dan lolos degradasi. Akhirnya mereka bilang terima kasih. Jadi, yang pasti saya sudah sering menghadapi situasi seperti ini,” sambungnya.

Teco juga menambahkan bahwa kemenangan ini dia dedikasikan untuk Persija dan juga The Jakmania, yang selalu memenuhi stadion meski tim dalam situasi sulit.

“Saya berterima kasih sekali lagi untuk The Jakmania yang support dan datang sampai stadion penuh. Saya juga berterima kasih untuk manajemen, dan yang penting pemain. Pemain terus kerja keras dan hari ini kami unggul untuk Persija dan Jakmania,” tegasnya.

(raw/raw)


NO COMMENTS