Jakarta – Ray Parlour mengaku belum pernah menyaksikan sepakbola Indonesia. Legenda The Gunner itu bahkan mengira basket-lah yang populer di negara ini.

Parlour untuk pertama kali menyambangi Indonesia dalam agenda peresmian tiga lapangan futsal di Jakarta yang digagas oleh The Gunner Foundation. Usai peresmian tersebut, sore harinya Parlour menyempatkan diri bertemu dengan fans The Gunner di store Puma Kota Kasablanka.

Parlour datang ke sana tak sendirian. Dia tampak ditemani dengan beberapa rekannya yang mengenakan polo shirt The Gunner.

Chant-chant Parlour dinyanyikan pendukung The Gunner saat menuju pintu masuk store. Bermain untuk The Gunner sejak sejak 1991 sampai 2004, Parlour memang jadi salah satu legenda hidup klub itu dengan torehan tiga gelar Premier League.

Foto: Detiksport/Randy Prasatya

Pria 44 tahun itu tampak memamerkan senyum lepasnya sambil menyapa seluruh fans The Gunner. Kemudian, Parlour langsung meladeni sesi tanya jawab dari kalangan fans sampai wartawan.

Dalam kesempatan itu, pria yang mengakhiri karier bersama klub Wembley mendapat pertanyaan tentang sepakbola Indonesia. Tanpa basa-basi dia mengaku tidak pernah menonton sepakbola Indonesia.

“Saya tidak menonton sepakbola Indonesia, tapi saya harus menonton. Anda tanya kepada saya, saya tanya balik kepada Anda? Siapa nama besar (klub) di Indonesia?” kata Parlour sambil tertawa.

Parlour ternyata bukan hanya tidak mengetahui sepakbola Indonesia. Dia juga bertanya balik tentang sport populer di Tanah Air.

“Apa sepakbola sport terbesar di Indonesia? bukan sport basket?,” sambungnya.

“Oke, kalau begitu saya cuma berharap akan banyak pelatih yang fokus di Indonesia. Dan saya akan mulai menonton sepakbola Indonesia,” tutupnya.

(mrp/mrp)


NO COMMENTS