Jakarta – PT Liga Indonesia Baru (LIB) belum bisa menjamin terkait hak komersial televisi kepada klub-klub Liga 1. LIB baru berencana menggelar pertemuan kembali.

PT LIB berulang-ulang dianggap tidak komitmen dengan janji yang telah disepakati. Tidak hanya subsidi yang tertunggak, pembagian uang hak komersial rating televisi dan rangking kepada klub-klub Liga 1 juga belum dibayarkan.

LIB berdalih munculnya kasus tersebut karena masalah sponsor. Namun untuk subsidi, LIB sudah berjanji akan membayarnya dengan tiga tahap.

CEO PT LIB Risha Adiwijaya mengatakan akan membahas masalah tersebut dengan melakukan pertemuan dengan klub-klub Liga 1.

“Nanti di bulan Januari, ada beberapa kesepakatan yang sudah disepakati dan tentunya mungkin kita akan bertemu lagi atau kesepakatan lanjutannya di bulan Januari,” ujar Risha saat dihubungi, Jumat (29/12/2017).

Pembagian hak komersial rating televisi kepada klub-klub dipastikan berbeda. Sebab, perhitungannya berdasarkan jumlah penonton televisi di setiap pertandingan.

(ads/mrp)


NO COMMENTS